Berita Jember

Bulan Ramadan, Kapolres Jember Minta Ceramah Keagamaan di Masjid Tak Dijadikan Ajang Politisasi

Kapolres Jember meminta agar tidak ada politisasi masjid melalui ceramah keagamaan di bulan Ramadan.

Bulan Ramadan, Kapolres Jember Minta Ceramah Keagamaan di Masjid Tak Dijadikan Ajang Politisasi
TribunTimur.com
ilustrasi ceramah di masjid 

Kapolres Jember meminta agar tidak ada politisasi masjid melalui ceramah keagamaan di bulan Ramadan

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo meminta, tidak ada politisasi masjid melalui ceramah keagamaan di bulan Ramadan ini.

Imbauan ini kembali disuarakan AKBP Kusworo Wibowo karena pada bulan Ramadan di Indonesia tahun ini, berbeda dengan bulan Ramadan sebelumnya.

Tahun ini, pelaksanaan puasa pada bulan Ramadan berbarengan dengan tahun Pemilu 2019.

Selama Bulan Ramadan 2019, BI Jember Sediakan Uang Pecahan Baru Sebanyak Rp 5,01 Triliun

"Yang membedakan dengan bulan Ramadan sebelumnya, karena tahun ini berbarengan dengan tahun Pemilu," ujar AKBP Kusworo Wibowo, Selasa (7/5/2019).

"Sampai dengan 22 Mei nanti, KPU masih melakukan rekapitulasi di masing-masing tingkatan," sambung dia.

"Jadi saya mengimbau kepada semua takmir masjid, tokoh agama, ulama supaya tidak mempolitisasi masjid melalui ceramah agama berisi ujaran kebencian. Ceramahnya saya harap berisi tentang Ramadan saja," tambah AKBP Kusworo Wibowo.

Imbauan itu, kata AKBP Kusworo Wibowo, sudah disampaikan kepada sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat melalui Rakor dengan sejumlah elemen di Polres Jember.

"Sebaiknya ceramahnya berisi ajaran untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, tanpa ada embel-embel politik," tegasnya.

Hasil Pileg 2018 Jember, 3 Kursi Dewan Diisi Wajah Parpol Baru, Partai Hanura Tak Dapatkan Tempat

Mulai pekan ini, KPU di tingkat Provinsi melakukan rekapitulasi hasil perolehan Pilpres dan Pileg 2019 di tingkat provinsi.

Selanjutnya diikuti dengan rekapitulasi hasil secara nasional di KPU RI, sebelum penetapan hasil pada 22 Mei 2019.

Karenanya, AKBP Kusworo Wibowo mengajak semua elemen di Kabupaten Jember menjaga situasi dan kondisi supaya tetap kondusif, satu di antaranya dengan tidak mempolitisasi masjid melalui ceramah agama selama bulan Ramadan.

Selain itu, AKBP Kusworo Wibowo juga menegaskan kembali, tentang imbauan Pemkab Jember yang meminta tempat hiburan malam di Jember untuk ditutup.

Sedangkan untuk restoran dan tempat makan, kata AKBP Kusworo Wibowo, tetap boleh beroperasi, namun dengan memasang tirai penutup di depan restoran dan warung makan tersebut.

Patung Suroboyo di Kenjeran akan Dihiasi dengan Taman, Ikon Kota Surabaya Terbesar Makin Cantik

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved