Berita Surabaya
Partai Golkar Jajaki Koalisi dengan PDI Perjuangan Menjelang Pilwali Surabaya 2020
Partai Golkar mulai membangun komunikasi dengan PDI Perjuangan jelang Pilwali Surabaya.
Penulis: Bobby Koloway | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Partai Golkar mulai membangun komunikasi dengan PDI Perjuangan jelang Pilwali Surabaya 2020
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Partai Golkar mulai membangun komunikasi lintas partai jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 mendatang.
Bahkan, Partai Golkar kini mulai membangun komunikasi dengan PDI Perjuangan untuk arah koalisi di Pemilihan Wali Kota Surabaya atau Pilwali Surabaya 2020.
"Untuk Surabaya, kami sudah bicara informal dengan Pak Bambang (Bambang DH, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan)," kata Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jatim, Freddy Poernomo, Sabtu (15/6/2019).
• Polda Jatim Buru 18 Tersangka DPO Pembakaran Polsek Tambelangan, Tak Ada Jadwal Target Penangkapan
Namun, dari pembicaraan itu, Freddy Poernomo menyebut, belum ada keputusan apapun.
"Pak Bambang mengatakan bahwa di internal PDI pun belum ada nama," kata Freddy menambahkan.
Freddy Poernomo mengatakan, Partai Golkar pada Pilwali Surabaya 2020 akan bersikap realistis.
Dengan mendapat lima kursi (10 persen perolehan kursi DPRD Surabaya) berdasarkan hasil Pemilu 2019, Partai Golkar tak dapat mengusung calonnya sendiri.
Terkait pilihan berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Freddy Poernomo mengaku, mempertimbangkan tingkat keterpilihan (elektabilitas) mendasarkan citra Wali Kota Surabaya petahana, Tri Rismaharini.
• Penipuan Lulus Masuk Universitas Brawijaya Terjadi Setiap Tahun, Rektor UB Imbau Siswa Berhati-hati
"Bu Risma adalah sosok yang diusung PDI Perjuangan. Surabaya menjadi basis PDI Perjuangan," katanya.
Apalagi, Partai Golkar bersama PDI Perjuangan juga memiliki riwayat kebersamaan di sejumlah Pilkada hingga Pilpres 2019.
"Kalau di pemilu presiden bisa koalisi, kenapa di Pilwali Surabaya tidak bisa?" kata pria yang juga Anggota DPRD Jatim ini.
Apabila penjajakan koalisi dengan PDI Perjuangan bisa terealisasi, bukan tak mungkin pihaknya akan menggandeng beberapa figur lain.
"Pun demikian dengan partai besar lainnya. Kalau PKB, PDI Perjuangan, Demokrat hingga Golkar menyatu kan lebih baik," katanya.
• Ada Rumah Terbuat dari Kontainer Bekas di Sidoarjo, Lebih Hemat Biaya dan Anti Rayap