Breaking News:

Berita Gresik

Pencuri Kotak Amal di Masjid Pemkab Gresik Dituntut Hukum 8 Bulan Penjara, Terdakwa Beraksi 5 Kali

Terdakwa diduga sudah lima kali mencuri kotak amal di tempat ibadah, sehingga dituntut 8 bulan penjara.

SURYA/SUGIYONO
Terdakwa pencuri kotak amal masjid usai menjalani sidang di  di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Terdakwa Dwi Setyadi (22), warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, disidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik akibat diduga mencuri kotak amal.

Terdakwa diduga sudah lima kali mencuri kotak amal di tempat ibadah, sehingga dituntut 8 bulan penjara.

Perbuatan terdakwa ini terungkap ketika pembacaan berkas tuntutan di Pengadilan Negeri Gresik yang dibacakan oleh jaksa Kejaksaan Negeri Gresik, Alifin N Wanda, Kamis (27/12/2018).

Dalam sidang tuntutan tersebut diungkapkan, terdakwa telah mencuri kotak amal di masjid Al Innabah Komplek Pemkab Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada 1 Oktober 2018.

Tahun 2018, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangani 221 Kasus Narkoba, Bekuk 38 Pelaku Perempuan

"Perbuatan terdakwa Dwi Setyadi mencuri kotak amal di Masjid Al Innabah pada 1 Oktober 2018 sekitar pukul 20.00 WIB," kata Alifin N Wanda, Kamis (27/12/2018).

Saat itu, untuk melakukan aksinya, terdakwa berjalan dari warung kopi dekat kantor Pemkab Gresik, lalu menerobos pintu sisi timur masjid.

"Kemudian terdakwa Dwi menggunakan sendok garpu yang dimodifikasi untuk membuka gembok kotak amal yang terbuat dari kayu dengan panjang 50 meter dan lebar 40 meter," imbuhnya.

Polisi Bekuk 4 Tersangka Pemerkosaan Remaja di Kebun Singkong Lumajang, 2 Pelaku Ditembak Petugas

Setelah membuka gembok, terdakwa mengambil semua uang yang ada dalam kotak amal itu.

"Hanya butuh waktu tidak lebih 1 menit, terdakwa bisa membuka gembok tanpa merusak. Namun, aksi itu tepergok petugas Satpol PP yang sedang bertugas sehingga terdakwa diserahkan ke Polisi," katanya.

Setelah dalam pengembangan, ternyata perbuatan terdakwa sudah lima kali.

Oleh karena itu, terdakwa diduga melanggar pasal 363 KUHP.

Persela Lamongan Lepas 4 Pemain Asing, Harapan Pendukung Pertahankan Skuat Bertepuk Sebelah Tangan

"Menurut terdakwa untuk dihukum delapan bulan yang mulai," imbuhnya.

Atas tuntutan yang dibacakan jaksa, tersangka Dwi Setyadi tidak menyangkalnya.

"Akan meminta keringanan yang mulia," kata terdakwa dihadapan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik, Putu Gede Hariadi.

Sidang dilanjutkan dengan agenda putusan pada Kamis (3/1/2019) mendatang.

Tiffany Girls Generation Akui Ayahnya Terlilit Masalah Utang, Sebut Kasus Itu Terjadi Sejak Lama

Penulis: Soegiyono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved