Ingin Punya Umur Panjang? Ambil Cuti Kerja Bisa Kurangi Resiko Kematian Dini Kamu Lho

meskipun bekerja merupakan hal yang penting, tapi perlu diingat bahwa tubuh juga memerlukan asupan waktu istirahat, agar bisa merefresh kembali kondis

Ingin Punya Umur Panjang? Ambil Cuti Kerja Bisa Kurangi Resiko Kematian Dini Kamu Lho
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Objek wisata pantai 9 di Desa Bringsang, Kecamatan / Pulau Giligenting Sumenep, Minggu, (3/3/2019) 

Semua peserta memiliki risiko terkena penyakit jantung karena beragam faktor, seperti tekanan darah tinggi, merokok, atau kelebihan berat badan.

Separuh dari peserta diberi instruksi untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga, menerapkan pola makan sehat, mencapai berat badan sehat, dan berhenti merokok.

Unggul Gol Tandang dari PSG, Rashford Jadi Penentu MU Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Oknum Kepala Dinas Terciduk Istrinya Saat Selingkuh, Bupati Sumenep Belum Tetapkan Sanksi

PT Sumekar Kembalikan Kapal ke Dishub Karena Beberapa Bagian dan Fasilitas Kapal Rusak

Sementara, peserta riset yang lain tak diberi instruksi apa pun.

Hasil riset yang telah dipresentasikan dalam Konferensi European Society of Cardiology, Jerman menunjukkan hal yang mengejutkan.

Sebab, mereka yang diberi instruksi untuk melakukan gaya hidup sehat malah menghadapi risiko kematian dini lebih besar.

Menurut peneliti, ini terjadi karena instruksi tersebut mungkin telah menambahkan tekanan ekstra pada hidup mereka.

Peserta yang juga diinstruksikan untuk melakukan gaya hidup sehat dan mengambil cuti kurang dari tiga minggu dalam setahun, 37 persen lebih mungkin untuk mengalami risiko serupa.

"Risiko kematian dini yang disebabkan oleh gaya hidup intensif terkonsentrasi pada laki-laki dengan waktu liburan lebih pendek setiap tahunnya," papar Profesor Strandberg.

Dua Anak di Bawah Umur Jadi Korban Kasus Prostitusi Online, Seorangnya Dihargai Rp 1,5 Juta

Tersandung Kasus Dugaan Korupsi, Kepala Bapenda Mojokerto Masuk Tahanan Lapas Klas IIB Mojokerto

Berdana Ratusan Juta, Pasar Ternak di Bluto Tak Diminati Pedagang, Kini Jadi Tempat Gembala Kambing

"Gaya hidup yang penuh tekanan ini mungkin telah mengesampingkan setiap manfaat dari intervensi," kata dia.

Ia menambahkan, intervensi itu pun mungkin mendatangkan efek psikologis yang menambahkan tekanan dalam kehidupan mereka. 

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved