Caleg Abal-Abal Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Pengacara Malah Sebut Kliennya Orang Tidak Jelas

Caleg Abal-Abal Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Pengacara Malah Sebut Kliennya Orang Tidak Jelas

Caleg Abal-Abal Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Pengacara Malah Sebut Kliennya Orang Tidak Jelas
net (Grafis: Aqwamit Torik)
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Moch. Rizal, calon anggota legislatif (Caleg) gadungan dituntut pidana 2,5 tahun penjara.

Jaksa penuntut umum (JPU) Agung Rokhaniawan menyatakan pria 23 tahun itu telah melanggar Pasal 378 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP tentang penipuan.

"Pertimbangan yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah merugikan orang lain, berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Pertimbangan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan," ujar jaksa Agung dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (6/5/2019).

Usai Diduga Hina NU dan Banser, Sugi Nur Raharja atau Gus Nur akan Menjalani Sidang di PN Surabaya

Berangkat Kerja saat Awal Puasa Bulan Ramadan, Pegawai Bank Tewas Ditabrak Bus usai Tersenggol Motor

VIDEO Menolak Diajak Hubungan Badan Istrinya, Pria ini Bunuh Diri & Barang Aneh Nempel Organ Intim

Rizal yang tamatan SD didakwa telah menipu Suyono yang merupakan Ketua RW 7 Kelurahan Balongsari di warung kopi di Tambaksari pada Desember 2018 lalu.

Dia mengaku sebagai caleg DPR RI Dapil I Surabaya dari Perindo.

Korbannya merugi sampai Rp 74 juta.

Dia meminta tolong kepada Suyono agar diizinkan untuk sosialisasi di hadapan warga.

Setelah ditelusuri, Rizal bukan caleg dari partai tersebut.

Moch. Rizal terdakwa penipuan yang mengaku Caleg DPR RI saat mendengarkan dakwaan di PN Surabaya.
Moch. Rizal terdakwa penipuan yang mengaku Caleg DPR RI saat mendengarkan dakwaan di PN Surabaya. (TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN)

"Terdakwa sosialisasi ke kelompok-kelompok warga seperti Karang Taruna, ibu-ibu PKK dan lainnya. Dia janji akan bantu pembuatan paving dan sarana kelurahan lain. Biar lebih yakin, dia menunjukkan kaos bergambar wajahnya yang nyeleneh," ujar Agung di PN Surabaya.

Saat pertemuan pertama dengan warga, Rizal sudah meminta Rp 1 juta kepada Suyono dengan alasan ATM-nya tertelan.

Halaman
123
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved