Breaking News:

Polsek Tambelangan Dibakar

Karena Intelijen, Sidang Kasus Pembakaran Markas Polsek Tambelangan Sampang Digelar di Surabaya

Karena Intelijen, Sidang Kasus Pembakaran Markas Polsek Tambelangan Sampang Madura Digelar di Surabaya.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Lima tersangka pembakaran Kantor Polsek Tambelangan, Sampang, Madura saat di Polda Jatim, Senin (27/5/2019). Karena Pantauan Intelijen, Sidang Kasus Pembakaran Markas Polsek Tambelangan Sampang Madura Digelar di Surabaya 

Pihaknya hanya memastikan jika nantinya dinyatakan P21, maka Kejaksaan tinggal menunggu pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti) dari kepolisian.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa P21. Sehingga kami tinggal menunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polisi,” tegasnya.

Sebelumnya, markas Polsek Tambelangan, Sampang, Madura dibakar sekelompok massa.

Kobaran api mengakibatkan markas polisi tersebut ludes terbakar.

Pembakaran berawal dari adanya sekelompok massa yang datang secara tiba-tiba ke markas Polsek Tambelangan, Sampang, Madura.

Hasil Pilkades di Gresik ini Suara Berakhir Imbang, Calon Menuntut Lalu Inilah yang Akhirnya Terjadi

Dipanggil Muhammad Fatah, Lucinta Luna Berdiri, Jawab Iya dan Menoleh, Akhirnya Mengaku Transgender?

Punya Wajah Rupawan dan Harta Berlimpah Tak Menjamin Orang Mudah Dapat Pacar, Jo In Sung Buktinya

Mereka kemudian melempari markas polisi tersebut dengan batu.

Polisi berupaya menghalangi massa yang anarkis, namun tidak diindahkan. Perlahan, jumlah massa semakin banyak dan semakin beringas.

Hingga akhirnya mereka melakukan pembakaran.

Motif pembakaran tersebut dipicu hoax yang menyebutkan ada salah satu warga Madura yang ditangkap polisi saat aksi di Jakarta saat aksi 22 Mei 2019 lalu.

Setidaknya ada sembilan tersangka dalam kasus pembakaran markas Polsek Tambelangan, Sampang, Madura ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved