Berita Tulungagung

Tunjangan Sertifikasi Guru dan Tunjangan Kinerja Bikin SILPA APBD Tembus Ratusan Miliar

Tunjangan Sertifikasi Guru dan Tunjangan Kinerja Bikin SILPA APBD Tembus Ratusan Miliar.

Tunjangan Sertifikasi Guru dan Tunjangan Kinerja Bikin SILPA APBD Tembus Ratusan Miliar
HaloMoney.co.id
Ilustrasi - Tunjangan Sertifikasi Guru dan Tunjangan Kinerja Bikin SILPA APBD Tembus Ratusan Miliar. 

Tunjangan Sertifikasi Guru dan Tunjangan Kinerja Bikin SILPA APBD Tembus Ratusan Miliar

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD tahun 2018 Kabupaten Tulungagung mencapai Rp 318 miliar lebih.

Menurut Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, SiLPA tersebut sudah diplot untuk anggaran yang belum terlaksanakan tahun sebelumnya.

"Jadi sudah dilakukan perhitunagn ulang dan penyusnan perencanaan. Tahun ini semuanya akan tersalurkan," terang Maryoto, Senin (5/8/2019), saat rapat paripurna di DPRD Tulungagung, yang membahas perubahan APBD tahun 2019.

Lanjutnya, sumber SiLPA paling besar adalah untuk tunjangan-tunjangan, seperti tunjangan sertifikasi guru, tunjangan kinerja dan tunjangan fungsional.

Setelah dilakukan penyusunan program, Maryoto memastikan seluruh dana tersebut akan tersalurkan tahun ini.

"Terbukti setelah dilakukan perubahan, SiLPA menjadi nol rupiah," tutur Maryoto.

Protes Harus Beli Buku Jutaan, Siswa MAN Bangkalan Demonstrasi Lemparkan Buku ke Halaman Sekolah

Belum Difungsikan, Proyek Pasar Hewan Terpadu Tulungagung Rp 15 M Sudah Rusak dan Lantainya Ambles

6 Bulan Lalu Diresmikan Jokowi, Rusunawa Mahasiswa Mewah di Kampus STKIP PGRI Tulungagung Nganggur

Megawati Ajak Prananda Prabowo Ziarah Makam Bung Karno Jelang Kongres PDIP di Bali, Pertanda apa?

Dikendarai WNA Jepang, Mobil Sport Porsche Rp 2,3 Miliar Hancur di Magetan Gara-gara Seorang Kakek

Tunjangan yang masih tersimpan dalam SiLPA dianggarkan di luar gaji rutin pegawai.

Tunjangan ini berdasarkan prestasi dan kinerja ASN sesuai dengan bidangnya.

Sementara dari hasil pembahasan eksekutif dan legislatif, pendapatan tahun 2019 setelah perubahan sebesar Rp 2.658.838.722 atau bertambah Rp 11.100.706.938 sebelum perubahan.

Belanja menjadi Rp 3.008.532.894.643, atau bertambah Rp 329.968.269.368.

Pembiayaan setelah perubahan sebesar Rp 354.694.172.84, atau bertambah Rp 320.867.562.430.

Pengeluaran pembiayaan sesudah perubahan sebesar Rp 5.000.000.000, atau bertambah Rp 2.000.000.000.

"Selanjutnya Ranperda akan dikirim ke gubernur untuk dikoreksi," pungkas Maryoto. (David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved