Berita Sampang

Anggota Satlantas Polres Sampang Pakai Kostum Sakera saat Layani Pemohon SIM, Polwan Gunakan Marlena

Anggota Satlantas Polres Sampang mengenakan pakaian tidak biasa saat melayani pemohon di Kantor Pelayanan SIM.

Anggota Satlantas Polres Sampang Pakai Kostum Sakera saat Layani Pemohon SIM, Polwan Gunakan Marlena
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Anggota Satlantas Polres Sampang saat melayani pemohon SIM di Kantor Pelayanan SIM, Jalan Trunojoyo Kecamatan/Kabupaten Sampang, Kamis (15/8/3019). 

Anggota Satlantas Polres Sampang mengenakan pakaian tidak biasa saat melayani pemohon di Kantor Pelayanan SIM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Anggota Satlantas Polres Sampang mengenakan pakaian tidak biasa saat berada di Kantor Pelayanan SIM, Jalan Trunojoyo Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Kamis (15/8/3019).

Pantauan TribunMadura.com, anggota Kepolisian Satlantas Polres Sampang mengenakan Kostum Pejuang '45' dan Sakera atau pejuang Madura.

Sementara Polwan menggunakan kebaya khas Madura atau biasa disebut Marlena.

Berikut Jadwal Keberangkatan dan Tiba Jemaah Haji Sumenep ke Indonesia, Siap Pulang Akhir Pekan ini

Kericuhan Demonstrasi Aliansi Mahasiswa Papua Mereda, Jalanan di Kota Malang Kembali Dibuka

Meski tidak mengenakan pakaian dinas seperti biasanya, para polisi tetap melayani masyarakat yang membuat SIM.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Anita Kurdi mengatakan, kostum pahlawan itu digunakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74.

"Kita sebagai penerus ingin ikut andil dalam kemajuan bangsa melalui tugas sebagai kepolisian yaitu melayani masyarakat," ujar AKP Anita Kurdi saat dikonfirmasi.

Tak hanya itu, AKP Anita Kurdi menyebut, pihaknya juga ingin masyarakat mengenang para pejuang.

Suporter yang Tak Punya Tiket Laga Arema FC Vs Persebaya Diimbau Tidak Datang ke Stadion Kanjuruhan

"Kami juga melakukan imbauan kepada masyarakat agar selalu peduli kepada keselamatan," ucap AKP Anita Kurdi.

"Karena selama menggelar operasi, kesalahan masyarakat mayoritas tidak menggunakan helm," tambahnya.

Lebih lanjut, AKP Anita Kurdi menuturkan, kostum pejuang itu hanya digunakan pihak kepolisian untuk hari ini saja.

"Hanya hari ini saja karena kita masih banyak kegiatan lainnya," pungkasnya.

Koleksi Buku di Pojok Baca Kejujuran Sampang Madura Bertambah, Penuhi Permintaan Para Pembacanya

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved