KM Santika Nusantara Terbakar

Kisah Idrus, Korban KM Santika Usai Jenguk Anak di Jogja: Mobil dan Semua Barang Tertinggal di Kapal

Kisah Idrus, Jadi Korban KM Santika Nusantara Usai Jenguk Anaknya di Jogja: Mobil dan Semua Barang Berharga Tertinggal di Kapal.

Kisah Idrus, Jadi Korban KM Santika Nusantara Usai Jenguk Anaknya di Jogja: Mobil dan Semua Barang Berharga Tertinggal di Kapal

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dua bus yang membawa 120 penumpang KM Santika Nusantara dari Kalianget tiba di Surabaya, Sabtu (24/8/2019) siang. Ratusan penumpang KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep tersebut dipersilahkan menginap dan beristirahat di hotel terlebih dahulu.

Mereka tiba pukul 13.30 WIB, keluarga korban yang menunggu di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menuju ke hotel di Jalan Niaga Tambang, kawasan Tanjung Perak.

Sebanyak 120 orang penumpang, diberikan baju dan sandal.

Karena barang-barang mereka hilang semua tertinggal di dalam kapal KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep, Madura.

Seperti yang dialami, Arum Sakinah dia datang jauh-jauh dari Jogjakarta sejak Jumat kemarin mencari tahu kabar ayah ibunya yang menjadi korban KM Santika Nusantara di perairan Masalembu, Kamis (22/8/2019) malam.

Sejak kemarin dia menginap di Pelabuhan Tanjung Perak menunggu kabar dari keluarganya.

Angkut Lebih 100 Penumpang & Puluhan Kendaraan, KM Santika Nusantara TERBAKAR di Perairan Masalembu

UPDATE Terbaru Terbakarnya KM Santika Nusantara di Sumenep, Sebanyak 23 Penumpang Belum Ditemukan

Belasan Ambulans Disiapkan di Pelabuhan Kalianget untuk Angkut Korban KM Santika Nusantara Terbakar

Berikut Daftar Nama Penumpang Selamat KM Santika Nusantara yang Dievakuasi, Mayoritas Laki-Laki

Kemudian ayahnya menelepon, sore hari.

"Bilang ayah selamat sama ibu, sudah diselamatkan nelayan," ujarnya kepada Surya (Grup Tribunmadura.com) di lobi hotel.

Komunikasi terus berlanjut, dan akhirnya dia melihat ayahnya, Idrus dan Titik Rustiani turun dari bus, air matanya jauh tak tertahan.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved