Polsek Tambelangan Dibakar

Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Didakwa Pasal Berlapis, Satu Orang Ajukan Penangguhan

Terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan didakwa jaksa dengan pasal berlapis.

Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan Didakwa Pasal Berlapis, Satu Orang Ajukan Penangguhan
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Tiga terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (11/9/2019). 

Terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan didakwa jaksa dengan pasal berlapis

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sidang perdana kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (11/9/2019).

Sidang itu diawali dengan tiga terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan, yakni Habib Abdul Khodir Al Hadad, Hadi Mustofa, dan Supandi.

Dalam isi dakwaan, JPU Junaedi dan Tulus memberikan tiga terdakwa kasus pembakaran Polsek Tambelangan itu dengan pasal berlapis.

Para Tersangka Pembakaran Polsek Tambelangan Ditahan di Polda Jatim Selama 20 Hari, Demi Keamanan

9 Tersangka Pembakaran Polsek Tambelangan Diperiksa Penyidik Kejari, Diantar Keluarga dan Pengacara

"Pasal 200 KUHP tentang pengerusakan Fasilitas umum, Pasal 187 KUHP tentang pembakaran, dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan," ujar JPU Junaedi.

Mendengar dakwaan itu, mereka tidak ajukan eksepsi melalui kuasa hukumnya, Andry Ermawan.

Mereka juga memilih untuk melanjutkan sidang dengan mendatangkan saksi-saksi.

Kendati demikian, terdakwa Hadi Mustofa mengajukan penangguhan penahanan.

Hadi Mustofa beralasan, dirinya masih duduk di bangku kelas XII SMA.

Putus Cinta dari Kekasihnya, Pria Blitar Jadi Pendiam hingga Depresi, Lalu Memilih Akhiri Hidupnya

Dana Tistas di Sampang Madura Segera Cair, Tembus hingga Rp 12 M Lebih untuk Siswa SMK dan SMA

"Kami masih upayakan penangguhan ini, ia masih sekolah," ujar Andry.

Seperti diketahui, Kantor Polsek Tambelangan di Kabupaten Sampang, dibakar massa pada 22 Mei 2019 lalu

Pembakaran berawal dari adanya sekelompok massa yang datang secara tiba-tiba ke Polsek Tambelangan.

Massa itu selanjutnya melempari Polsek Tambelangan dengan menggunakan batu.

Polisi berupaya memberikan pengertian dan melarang mereka berbuat anarkis, namun tidak diindahkan.

Dalam hitungan menit, jumlah massa semakin banyak dan semakin bringas, hingga akhirnya terjadi pembakaran.

Kondisi puing-puing bangunan Gudang Barang Bekas milik Ainur Rosyid warga Dusun Duko Desa Tambelangan Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang, Kamis (28/3/2019).
Kondisi puing-puing bangunan Gudang Barang Bekas milik Ainur Rosyid warga Dusun Duko Desa Tambelangan Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang, Kamis (28/3/2019). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Sosok Tersangka Pencabulan Sesama Jenis di Tulungagung Dibongkar Temannya, Dari Keluarga Terpandang

Pelajar Tulungagung Jadi Tersangka Pencabulan Pasangan Sejenisnya, Kemaluan Korban Diduga Dicolok

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved