Berita Kediri

Pulang Mengajar Sekolah, Guru Kediri Tewas dalam Kecelakaan Maut Motor Honda Supra dan Truk Tangki

Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor Honda Supra dengan truk tangki gandengan di Kabupaten Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
aclu-ms.org
ilustrasi - Pulang Mengajar Sekolah, Guru Kediri Tewas dalam Kecelakaan Maut Motor Honda Supra dan Truk Tangki 

Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor Honda Supra dengan truk tangki gandengan di Kabupaten Kediri

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Kecelakaan maut menelan satu korban jiwa terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Senin (14/10/2019).

Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan sepeda motor Honda Supra warna merah hitam nopol AG 6134 BT dengan truk tangki gandengan nopol AG 8476 AG.

Korban kecelakaan ini menimpa Alimatus Sakdiah (33) yang berprofesi sebagai guru warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Baru Menikah, Pria di Surabaya ini Tega Membakar Istrinya Hidup-hidup di Hadapan Anak dan Mertuanya

4 Orang Ditangkap Terkait Penyerangan Banser GP Ansor di Tulungagung, Bupati Maryoto: Rawan Sosial

Saat itu korban Alimatus Sakdiah, dalam perjalanan sepulang mengajar.

Informasi yang dihimpun Surya (Grup TribunMadura.com), kecelakaan maut ini bermula saat kedua kendaraan melaju searah dari arah timur ke barat.

Saat itu posisi sepeda motor di belakang truk tangki gandengan yang dikemudikan Ahmad Waluyo (38) warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Selanjutnya sepeda motor bermaksud untuk mendahului truk tangki gandengan dari sebelah kiri.

Banser Diserang di Tulungagung, Banser Ansor Akan Ngepam di Polres Tulungagung Warning Keras Polisi

Sama-Sama Kerja di Bengkel Las, Dua Pemuda Kompak Jadi Pengedar Pil Dobel L antar Wilayah

Namun, di depannya ada kendaraan yang parkir di selatan jalan.

Kemudian sepeda motor berupaya menghindar ke kanan dan terlindas truk tangki gandengan sehingga mengakibatkan lakalantas.

Kanit Laka Polres Kediri, Ipda Agung menjelaskan, kecelakaan terjadi karena kelalaian manusia sepeda motor mendahului dari arah kiri sehingga mengakibatkan lakalantas.

Dari TKP lakalantas korban selanjutnya dibawa ke kanar jenasah RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.(dim)

Bikin Paspor Lewat Aplikasi Imigration Smart, Pembuatan Paspor Cuma Butuh Waktu Tiga Hari

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved