Berita Tulungagung
Halau Masuk Kota, Polisi Tulungagung Ditabrak Massa Perguruan Silat, Juga Pembawa Kaus Segoro Kidul
Korban Massa Perguruan Silat di Tulungagung Kembali Jatuh, Giliran Polisi yang Diterjang, Juga Pembawa Kaus Segoro Kidul.
Penulis: David Yohanes | Editor: Mujib Anwar
Menghalau agar massa perguruan silat tidak masuk ke wilayah kota,
polisi Tulungagung ditabrak massa perguruan silat, juga pembawa kaus Segoro Kidul
TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Korban kebrutalan massa yang diduga dari perguruan silat di Kabupaten Tulungagung kembali bertambah.
Ini setelah pada sabtu (9/11/2019), seorang anggota Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Tulungagung ditabrak seorang yang diduga anggota perguruan silat.
Saat menjadi korban kebrutalan oknum perguruan silat tersebut, polisi nahas itu tengah berjaga, yakni melakukan penyekatan massa perguruan silat agar tidak masuk ke wilayah kota.
Namun ada satu oknum perguruan silat nakal yang tetap nekat menerjang dan menabrak polisi yang berjaga.
Akibatnya, seorang petugas polisi mengalami patah kaki.
Masih di waktu yang sama, seorang warga Tulungagung juga dikeroyok oleh rombongan perguruan silat, di Pasar Ngemplak Tulungagung.
Gara-garanya, orang itu mengenakan kaus bertuliskan “ Segoro Kidul ”.
Tulisan itu ditengarai sebagai identitas pergurusn silat rival.
• BREAKING NEWS - Gedung Astranawa Dieksekusi dari Cak Anam, PKB Langsung Pasang Bendera Partai
• Awalnya Sangat Kecil, Tunjangan Pensiun PNS Diusulkan Naik Menjadi Rp 700 Juta Demi Sejahterakan ASN
Menindaklanjuti kondisi itu, Polres Tulungagung mempercepat nota kesepahaman (MoU) 14 perguruan silat di Tulungagung.
Namun dalam pertemuan yang diselenggarakan Senin (11/11/2019) kemarin, hanya dihadiri oleh sembilan perguruan silat.
“Meski dihadiri sembilan perguruan silat, tapi dinyatakan sudah kourum.
Jadi MoU itu akan segera diberlakukan,” terang Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari, Selasa (12/11/2019).
Sementara lima perguruan silat sisanya yang tidak datang akan dipanggil kemudian.