Berita Tulungagung

Tulungagung Diterpa Musim Kemarau Panjang, Puluhan Hektare Lahan Padi Petani Dinyatakan Puso

Lahan padi di Kabupaten Tulungagung yang puso akibat musim kemarau panjang mencapai puluhan hektare.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Kondisi sawah di Kecamatan Kota, Kabupaten Tulungagung, yang kering selama kemarau panjang, Kamis (21/11/2019). 

Selama ini lahan pertanian yang paling rawan kekeringan ada di Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, Besuki, Campurdarat dan Bandung.

Namun menurut Gatot, hujan sporadis yang beberapa kali turun cukup membantu petani.

Tanaman yang berdampak ringan bisa kembali pulih, sedangkan yang tadinya terdampak sedang bisa menjadi ringan.

“Khusus di Pagerwojo, puso dipicu tingkat kebutuhan air untuk minum yang tinggi. Sehingga sumber iar yang ada difokuskan untuk konsumsi, bukan irigasi pertanian,” ungkapnya.

Bantaran Sungai Bengawan Solo Longsor, Warga Desa Padangbandung Gresik Waswas Mendekati Musim Hujan

Berbeda dengan tahun 2018, tidak ada puso yang terjadi karena kekeringan.

Sebaliknya saat itu puso terjadi karena kasus banjir bandang di banyak wilayah di Kabupaten Tulungagung.

Saat itu ada 1146 lahan pertanian berbagai komoditi yang terendam air, dan 227 hektar mengalami gagal panen.

Rinciannya 175 hektar padi, 12 hektar melon, 24 hektar cabai, 2 hektar tomat, 5 hektar kacang panjang dan 9 hektar bawang merah. (David Yohanes)

Menghilang Hampir Sebulan, Mahasiswa Non-aktif Universitas Brawijaya Pulang ke Rumah Orang Tua

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved