Berita Situbondo

Liburan Bareng Ayah ke Pasar Malam, Bocah 6 Tahun Tewas, Kepalanya Terjepit saat Main Bianglala

MDM (6) tewas mengenaskan dalam kecelakaan saat menaiki permainan bianglala di Pasar Malam.

Liburan Bareng Ayah ke Pasar Malam, Bocah 6 Tahun Tewas, Kepalanya Terjepit saat Main Bianglala
Pixabay
ilustrasi - Liburan Bareng Ayah ke Pasar Malam, Bocah 6 Tahun Tewas setelah Kepalanya Terjepit Saat Main Bianglala 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Seorang bocah usia enam tahun bernama MDM di Kabupaten Situbondo tewas mengenaskan, Rabu (26/11/2019) malam.

Bocah warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan itu, tewas dalam kecelakaan saat menaiki permainan bianglala atau kincir putar di Pasar Malam Taman Lanceng.

MDM saat itu pergi ke sebuah Pasar Malam Taman Lanceng bersama sang ayah, Muhsin.

Viral Video Wanita Korban Pemerkosaan Menangis, Saksi: Rambutnya Penuh Daun Kering dan Acak-Acakan

Pria Mengaku Tak Makan dan Minum Selama 70 Tahun, Dokter Temukan Hal Mengejutkan saat Menelitinya

Kisah Cinta Bak Sinetron, Kakek Radi Asal Madiun Punya 11 Istri ini Akhirnya Persunting Janda Muda

Ia pun naik ke bianglala hingga kerangjangnya berada di atas dan berhenti.

Saat itu, korban menengok ayahnya di bawah hingga kepalanya keluar area keranjang.

Tak disangka, kepala korban terjepit dan jatuh dari dalam keranjang

Orang tua korban yang melihat kejadian itu, langsung meminta petugas permainan menghentikannya.

Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas untuk mendapat penanganan medis.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka memar dan lebam pada bagian kepalanya dan meninggal dunia.

2.006 Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Jatim Akan Dipangkas, Hanya Jabatan ini yang Dipertahankan

Ngaku Iseng Main Judi Online Sela Bekerja, Pria ini Hanya Menunduk Saat Sidang, HP Vivo Jadi Bukti

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nuri membenarkan kejadian kecelakaan permainan bianglala yang menyebabkan bocah itu meninggal dunia.

"Untuk kasusnya sudah ditangani pihak Polsek dan sekarang masih meminta keterangan sejumlah saksi," ujar Iptu Nuri saat dihubungi Surya ( grup TribunMadura.com )

Iptu Nuri menjelaskan, sejauh ini lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi dan permainannya dihentikan.

Sedangkan untuk permainan yang lain, kata dia, tidak dilakukan pemasangan garis polisi.

"Polisi sudah melakukan olah TKP dan lokasi kejadian dipasangi police line," pungkasnya. (Surya/ izi)

Viral di Facebook, Wanita Surabaya Menangis Tersedu-Sedu, Mengaku Korban Pemerkosaan dan Perampasan

Gadis Muda Lamongan Bawa Kabur Gelang Emas di Toko Emas, Mengaku Mencuri Buat Bayar Utang Orangtua

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved