Berita Sampang

Pemkab Sampang Gelar Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Korupsi, Ini Langkah Aparat Penegak Hukum

Pemkab Sampang mendukung aksi pemberantasan pungutan liar dan korupsi dengan menggelar sosialisasi.

Pemkab Sampang Gelar Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Korupsi, Ini Langkah Aparat Penegak Hukum
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Sosialisasi di Pendopo Trunojoyo Sampang, Jalan Wijaya Kusuma Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (4/12/2019). 

Pemkab Sampang mendukung aksi pemberantasan pungutan liar dan korupsi dengan menggelar sosialisasi

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemkab Sampang turut berperan aktif dalam aksi pemberantasan pungutan liar (pungli) dan korupsi di wilayahnya.

Satu di antara langkah pemberantasan pungli di Kabupaten Sampang, yaitu dengan menggelar sosialisasi.

Sosialisasi tersebut digelar di Pendopo Trunojoyo Sampang, dengan menghadirkan seluruh Pimpinan OPD, pejabat Ppengelola anggaran lurah dan kepala desa se-Kabupaten Sampang.

Nikahi Pemuda Indonesia, Bule Cantik asal Jerman ini Masuk Islam dan Ucapkan Kalimat Syahadat

Kasus Keperawanan Atlet Senam Makin Memanas, Beredar Video Wali Kota Kediri Usir Pengurus KONI Jatim

Jalan Raya Sampang-Ketapang Bakal Terus Dilebarkan, Pengerjaan Jalan pada Tahun 2020 Sepanjang 5 Km

Tampak juga 38 calon kepala desa terpilih pada Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Sampang juga hadir dalam kegiatan itu.

Wakil Bupati Sampang, Abdullah Hidayat menyampaikan, tidak ingin perbuatan koruptif menjadi hal normal di pemerintahan dan masyarakatnya.

Karenany, Abdullah Hidayat dengan tegas mendukung penuh Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memberantas tindakan pungli dan korupsi.

"Jika kita permissive terhadap perbuatan pungli dan korupsi, tentu ini akan merusak tatanan organisasi dan masyarakat, yang mana hal ini harus lenyap dan jangan sampai terjadi," ujar Abdullah Hidayat dalam sambutannya.

Menurut Abdullah Hidayat, dampak paling krusial dari perbuatan tersebut adalah masyarakat, selaku obyek dari pelayanan publik.

"Jika masyarakat kritis, tentunya perbuatan pungli ini bisa dilaporkan dan bisa membantu menciptakan Good Governance atau pemerintahan yang baik, tapi kalau permissive budaya pungli ini akan selamanya mengakar," tuturnya.

Sementara itu, Wakapolres Sampang, Suhartono menyampaikan, tugas dan kewajiban team Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) merupakan mensosialisasikan pungli di pelayanan publik yang ada di Sampang.

"Kami dalam menerima informasi atau laporan tindakan pungli, kami tidak bisa menelan mentah-mentah dan langsung bergerak, tapi kami kaji dan selidiki dulu baru kami tabrak," tegasnya.

Frustrasi Digugat Cerai Istri, DJ Surabaya Tersandung Kasus Narkoba dan Penganiayaan Kekasihnya

Pamekasan Menulis Tuai Kritik Kalangan Penulis Sejak Baru Dilaunching, Bupati Bereaksi Seperti ini

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved