Berita Pamekasan
Tiang Listrik di Pamekasan Patah dan Roboh Berdampak Pemadaman, PLN Minta Pelanggan Sabar
Tiang Listrik di Pamekasan Patah dan Roboh Berdampak Pemadaman, PLN Minta Pelanggan Sabar
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Mujib Anwar
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tim Supervisor (SPV) Teknik PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kabupaten Pamekasan, Madura berusaha mempercepat perbaikan dan pergantian tiang listrik yang patah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang, Senin (6/1/2020).
Perbaikan itu dilakukan di dua lokasi yang berbeda yakni di Desa Teja dan Desa Majungan.
Supervisor Teknik UP3 PLN Pamekasan, Yopphy Nuhgroho mengatakan, Tim SPV Teknik UP3 PLN Pamekasan saat ini sedang fokus melakukan perbaikan tiang listrik yang patah dan roboh di dua lokasi yang dinilai penting, yakni Desa Teja dan di Desa Majungan.
Selain itu, Yopphy Nuhgroho menyebut, di Desa Teja akibat hujan deras yang melanda Pamekasan, Minggu (5/1/2020) kemarin membuat satu tiang listrik roboh.
Namun tiang yang roboh tersebut, saat ini sudah dipinggirkan dan diamankan.
"Tiang yang baru sudah ditancap dan saat ini proses pemasangan konstruksi," katanya kepada TribunMadura.com.
Yopphy Nuhgroho juga mengungkapkan, di Desa Teja ini juga terdapat lima tiang ferling patah akibat diterpa hujan deras yang disertai angin kencang.
"Ini sedang proses perbaikan. Untuk wilayah Desa Teja ini tidak ada gardu yang padam," ujarnya.
Sementara untuk di Desa Majungan, kata Yopphy dua tiang patah seketika hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah tersebut.
Namun untuk dua tiang yang patah itu, kini sudah dipinggirkan dan diamankan.
"Tiang yang baru sudah ditancapkan dan saat ini proses pemasangan konstruksi. Jumlah gardu yang padam ada tiga," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Yopphy juga mengutarakan, pengerjaan dan perbaikan tiang listrik ini dipastikan akan selesai nanti malam jika kondisi cuaca tidak hujan.
Ia mengaku, PLN Pamekasan sudah memaksimalkan meminimalisir dampak pemadaman terkait gangguan yang disebabkan cuaca ekstrim atau force meujer.
"Untuk pelanggan yang masih terkena pemadaman mohon bersabar dan mendoakan petugas PLN agar tetap aman dalam melaksanakan tugas untuk penormalan jaringan dan perbaikan tiang," pintanya.
Lebih lanjut, Yopphy Nuhgroho mengungkapkan, PLN Pamekasan akan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelanggan dalam waktu 24 jam.
"Mudah-mudahan cuaca kondusif agar normalisasi dan perbaikan ini segera selesai. Untuk wilayah yang padam saat ini hanya di wilayah Desa Majungan saja," pungkasnya.