Breaking News:

Pembobolan Uang Nasabah Bank Jatim

Lembaga Perlindungan Konsumen Desak Uang Rp 2,7 M Nasabah Bank Jatim yang Digelapkan Dikembalikan

Lembaga Perlindungan Konsumen Pamekasan Desak Uang Rp 2,7 Miliar Nasabah Bank Jatim yang Digelapkan Dikembalikan

TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) Kabupaten Pamekasan Pamekasan, Agus Sujarwadi 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional ( LPKN ) Kabupaten Pamekasan, Madura ikut menyikapi serius kasus dugaan penggelapan uang nasabah Rp 2,7 miliar oleh teller Bank Jatim unit Keppo Kecamatan Galis, Pamekasan.

Ketua LPKN Pamekasan, Agus Sujarwadi mengatakan, bila dalam kasus penggelapan uang miliaran milik nasabah ini ada nasabah Bank Jatim Pamekasan yang merasa dirugikan, pihaknya menyatakan siap membantu untuk mengawal sampai tuntas.

"Kalau kami pada prinsipnya bertindak atas laporan. Jadi kalau memang ada laporan dari pihak konsumen atau nasabah yang merasa dirugikan terkait kasus penggelapan uang itu, kami siap mengawal sampai tuntas," kata Agus Sujarwadi kepada TribunMadura.com, Jumat (10/1/2020).

Begini Cara Licik Teller Bank Jatim Pamekasan Bobol Dana Desa Rp 4,7 Miliar ke Rekening Pribadinya

Teller Bank Jatim Pamekasan Gelapkan Miliaran Uang Nasabah, BEGINI Tanggapan Bos Bank Jatim

BREAKING NEWS - Teller Bank Jatim di Pamekasan Ditetapkan Jadi Tersangka Penggelapan Uang Nasabah

Pria berusia 44 tahun itu juga meminta kepada Pimpinan Bank Jatim Pamekasan, agar tersangka yang melakukan penggelapan dana nasabah tersebut untuk ditindak dengan tegas dan disanksi seadil-adilnya.

Ia mengaku tidak ingin, kasus seperti ini ke depan akan terjadi lagi, khususnya di wilayah Pamekasan.

"Saya minta kepada pihak Bank Jatim agar Teller yang jadi tersangka ini harus ditindak dengan seadil-adilnya," pintanya.

Selain itu, Agus Sujarwadi mengimbau kepada nasabah Bank Jatim Pamekasan yang merasa dirugikan terkait kasus penggelapan uang nasabah ini, pihaknya mengaku siap menunggu laporan untuk membantu dan melayani para nasabah sampai uang milik mereka yang digelapkan bisa kembali dengan utuh.

"Jadi dalam kasus ini permasalahannya bukan dibebankan kepada nasabah yang uangnya digelapkan.

Tapi dibebankan kepada pihak perbankan agar mengembalikan secara utuh uang milik perseorangan yang sudah digelapkan tersebut," harapnya.

Teller Bank Jatim yang Gelapkan Uang Rp 2,7 Milik Nasabah Dikerangkeng di Lapas Klas IIA Pamekasan

TERKUAK Fakta Kasus Penggelapan Uang Nasabah Bank Jatim di Pamekasan, Mulai Posisi Hingga Modus

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved