Jalan Antardesa di Pamekasan Longsor

BREAKING NEWS - 5 Jam Diguyur Hujan Deras, Jalan Antardesa di Pamekasan Ambles dan Longsor

Setelah 5 jam diguyur hujan deras tanpa henti, jalan antardesa yang berada di Kecamatan Waru Pamekasan madura langsung ambles dan longsor

BREAKING NEWS - 5 Jam Diguyur Hujan Deras, Jalan Antardesa di Pamekasan Ambles dan Longsor
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Anggota Polsek Waru dan Personel Koramil 10/0826 Waru berserta masyarakat setempat saat melakukan perbaikan dan penimbunan kembali jalan longsor yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe’ Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jalan penghubung antardesa di Dusun Dhuwe’ Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan ambles dan longsor, Selasa (14/1/2020).

Ambles dan longsornya jalan yang menghubungkan Desa Waru Barat dengan Desa Tlonto Ares tersebut terjadi, setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura pada Senin (13/1/2020) malam.

"Hujan deras yang mengguyur berlangsung selama lima jam," ujar Kapolsek Waru, AKP Akh. Jauhari Anwar.

Pantauan TribunMadura.com, amblesnya jalan penghubung antardesa tersebut membuat longsoran tanah menutupi sebagian sawah warga setempat dan membuat bentuk kubangan besar.

Amblesnya jalan desa itu hampir mencapai setengah badan jalan yang menghubungkan Desa Waru Barat dan Desa Tlonto Ares.

Melihat adanya bencana alam tersebut, jajaran anggota Polsek Waru, Koramil 10/0826 Waru dan masyarakat sekitar, langsung tanggap melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa longsor yang menimpa sawah dan menutupi badan jalan yang ambles, Selasa (14/1/2020).

Kapolsek Waru, AKP Akh Jauhari Anwar, mengatakan, saat ini anggotanya bersama Koramil setempat dan dibantu warga sudah melakukan penimbunan dan perbaikan terkait jalan yang ambles tersebut.

Dengan dilakukannya penimbunan itu, dia berharap dapat meminimalisir kerawanan terjadinya kecelakaan akibat jalan yang longsor atau ambles tersebut.

"Kami khawatir bila jalan itu tidak segera kami timbun kembali dapat mengakibatkan kecelakaan dan bisa saja menjadi semakin besar apabila tidak dilakukan penanganan," katanya.

Selain itu AKP Akh. Jauhari Anwar mengutarakan, dalam proses penimbunan yang pihaknya lakukan tersebut sebagai bentuk sinergi dan Kekompakan yang harus ditunjukkan, baik dari 3 pilar Desa maupun Muspika.

Sehingga segala bentuk gangguan Kamtibmas dapat ditanggapi dam diatasi dengan cepat, tepat dan baik.

"Dengan dilakukannya penutupan kembali kubangan badan jalan serta pembersihan material berupa tanah akibat ambles atau longsor yang menimpa jalan penghubung antara desa Waru Barat dan Desa Tlonto Ares ini diharapkan gangguan aktifitas pengendara dan masyarakat yang melintasi jalan tersebut setiap harinya bisa nyaman serta aman," tegasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved