Breaking News:

Berita Kediri

Ratusan Alat Bantu Seks dan Barang Ilegal Lain Dimusnahkan Bea Cukai, Kiriman dari Luar Negeri

Alat bantu sex yang disita petugas semuanya merupakan kiriman barang dari luar negeri.

TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI
Kepala KPPBC Tipe Madya Kediri, Sunarya, Rabu (15/1/2020). 

Sedangkan penindakan selama 2019 dilakukan sebanyak 116 kali.

Pelanggaran itu terdiri dari, 45 pelanggaran barang kena cukai, 71 pelanggaran kepabeanan berupa 418.652 batang rokok tanpa pita cukai, dan 1.250 liter minuman keras tanpa pita cukai.

Selain itu, diamankan 27 botol liguid tanpa pita cukai, 95 liter etil alkohol tanpa dokumen kepabeanan, dan 117 alat bantu sex.

"Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 153 juta," jelasnya.

Sunarya juga mengungkapkan, pada 2020 bakal menghadapi berbagai tantangan akibat implementasi kebijakan baru pemerintah terkait kepabeanan dan cukai.

Di antaranya, PMK No 152/2019 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau yang diindikasikan berpotensi meningkatkan peredaran rokok ilegal.

Sehingga perlu disikapi dengan menggalakan operasi pencegahan dan penindakan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum serta masyarakat.

Jambret Surabaya Selamat dari Maut di Rel Kereta Api, Jatuh Tersungkur Dikejar Warga dan Korbannya

Ragam Gejolak Fans setelah Chen EXO Umumkan Pernikahan, Tutup Fansite hingga Bagi Merchandise Gratis

Selain itu juga diterapkannya PMK No 199/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak Atas Impor Barang Kiriman.

Ketentuan ini mengatur penyesuaian nilai pembebasan atau de minimis atas barang kiriman dari luar negeri menjadi $ 3 dollar per kiriman untuk bea masuk.

Nilai itu diindikasikan mempengaruhi kelancaran pelayanan dan pengawasan barang dari luar negeri.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved