Berita Surabaya
Siswa SD Surabaya Ngelem usai Putus Cinta di Medsos, Risma Datangi Sekolahnya, Reaksinya Tak Terduga
begitu mendengar siswa SD Surabaya Ngelem usai putus cinta di medsos, Wali Kota Risma langsung mendatangi sekolahnya, simak reaksinya yang tak terduga
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Mujib Anwar
Fasilitasi Bakat Minat Siswa
Untuk itu, pihaknya, Risma menyatakan bakal memfasilitasi bakat minat siswa di SDN Krembangan Selatan 3 Surabaya. Agar kejadian siswa ngelem tidak terulang kembali.
"Mereka banyak tinggal di bantaran rel, mungkin mereka tidak bisa bermain, Ini tadi saya minta ke Kepala Sekolah sore sampai magrib dibuka untuk anak-anak biar bisa bermain," ucap Risma.
Kata Risma, pihaknya juga akan memfasilitasi, salah satunya dengan menyediakan lapangan olahraga.
Dengan begitu, dia yakin mereka akan memanfaatkan dengan baik serta juga dapat membuat mereka mengembangkan bakat dan minat.
"Nanti saya fasilitasi juga lapangan olahraga biar anak-anak bisa bermain.
Selain itu, kata Risma, dirinya juga akan mengirimkan banyak bahan bacaan untuk meningkatkan intensitas belajar para siswa.
"Nanti saya kirim buku-buku biar mereka bisa belajar," tambah Risma.
Risma datang ke sekolah itu lantaran mendapati laporan salah satu siswa terkena razia Satpol PP Surabaya karena ngelem.
Meski yang dirazia tak banyak, namun Risma mengaku tetap menaruh perhatian besar.
Meskipun yang terjaring tak banyak, namun Risma mengaku tetap peduli, lantaran mereka adalah generasi penerus bangsa.
"Waktu itu tidak banyak (hasil razia), cuman kan ndak bisa satu anak pun berharga untuk negara ini," tegasnya.
Sepanjang pengarahan dihadapan ratusan siswa, Risma tak henti-hentinya mengingatkan perihal bahaya bermedia sosial jika tak digunakan dengan baik.
Terlebih mereka masih berumur belia.
"Jangan mudah diatur di medsos," kata Risma.
