Gus Sholah Wafat
Gus Sholah Tutup Usia, Aktivitas di Pondok Pesantren Tebu Ireng Diliburkan untuk Sementara Waktu
Gus Sholah tutup usia, aktivitas di Pondok Pesantren Tebu Ireng diliburkan untuk sementara waktu.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Gus Sholah tutup usia, aktivitas di Pondok Pesantren Tebu Ireng diliburkan untuk sementara waktu
TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG - Aktivitas di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, tampak sepi, Senin (3/2/2020).
Hal itu lantaran pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah meninggal dunia, Minggu (2/1/2020).
Untuk sementara waktu, Pondok Pesantren Tebu Ireng diliburkan.
• PMII Jatim akan Menggelar Doa Bersama dan Salat Gaib untuk KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah
• Persiapan Pemakaman Sedang Berlangsung, Gus Sholah Akan Dimakamkan di Dekat Makam Gus Dur di Jombang
• Profil dan Biodata KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, Ulama Panutan, Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama
Dari pantauan di lapangan, para santri terlihat mengenakan sarung dan baju muslim dengan kopiah.
Mereka berkumpul di dalam masjid utama dan asrama Pondok Pesantren Tebu Ireng.
Proses belajar dan mengajar di Pondok Pesantren Tebu Ireng untuk sementara ditiadakan.
Mereka mengaji tahlil menjelang persiapan pemakaman pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Salahuddin Wahid.
"Aktivitas santri di Pondok Pesantren Tebu Ireng kini diliburkan untuk sementara," ujar Mundir Pembinaan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Lukman Hakim.
Untuk sementara, aktivitas kawasan makam Pondok Pesantren Tebu Ireng juga dibatasi.
Hal itu untuk persiapan pemakaman almarhum Gus Sholah yang akan dimakamkan di area kompleks pemakaman keluarga tersebut.
• Geger Penemuan Mayat dalam Parit di Trenggalek, Korban Sempat Dilaporkan Keluarga Jika Menghilang
• Sejumlah Perwira Polres Pamekasan Masuk Gerbong Mutasi Jabatan, Posisi Wakapolres Kini Berganti
Peziarah tetap bisa memasuki area Pondok Pesantren Tebu Ireng.
Tapi tidak untuk sementara tidak bisa memasuki akses masuk di area pemakaman tersebut.
"Ya ini untuk sementara akses ke makam di sebelah barat pintu masuk," jelasnya.
Karangan bunga tanda duka cita terhadap kepergian KH Salahuddin Wahid dari sejumlah pejabat dan instansi mulai berdatangan.