Kasus Ikan Asin Berformalin

Polisi Tangkap Dua Penjual Ikan Asin Berformalin di Pasuruan, Hasil Uji Lab Barang Bukti Mengejutkan

Pengungkapan kasus ikan asin berformalin itu bermula dari warga Kabupaten Pasuruan yang melapor.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Barang bukti ikan asin berformalin di Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/3/2020). 

Pengungkapan kasus ikan asin berformalin itu bermula dari warga Kabupaten Pasuruan yang melapor

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Dua penjual ikan asin di Kabupaten Pasuruan ditangkap Tim Resmob Suropati Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Kedua penjual ikan asin jenis ikan bilis itu ditangkap lantaran menjual ikan berformalin.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander mengatakan, penangkapan dua tersangka penjual ikan asin berformalin ini bermula dari laporan masyarakat.

Begini Cara Mudah Mengecek Ranking Hasil Tes SKD CPNS 2019, Bisa Lanjut ke Tes SKB Jika Lolos

Laga Arema FC Vs Persib Bandung Dipastikan Tetap Digelar, Aremania Bisa Datang ke Stadion Kanjuruhan

BREAKING NEWS - Dua Penjual Ikan Asin di Pasuruan Dibekuk Polisi, Diduga Jual Ikan Berformalin

Polisi saat menunjukan barang bukti ikan asin berformalin di Kota Pasuruan, Kamis (5/3/2020).
Polisi saat menunjukan barang bukti ikan asin berformalin di Kota Pasuruan, Kamis (5/3/2020). (TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA)

AKBP Dony Alexander menyebut, pihaknya mendapatkan informasi bahwa di daerah Kecamatan Lekok, ada penjual ikan asin yang dalam proses pembuatannya dicampur dengan bahan kimia alias formalin.

Setelah ditelusuri, kata AKBP Dony Alexander, pihaknya menemukan indikasi penyalahgunaan formalin di tempat pembuatan ikan tersangka Ayub Robit, warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

"Kami amankan truknya saat mau perjalanan mengirim ikan asin bilis yang sudah dikemas," kata AKBP Dony Alexander, Kamis (5/3/2020).

"Dari dalam truk, kami temukan puluhan kardus ikan asin berformalin," sambung dia.

Menurut AKBP Dony Alexander, kejelasan ikan asin ini mengandung formalin juga didapatkan dari uji lab.

Saat diuji, air yang dicampur dengan ikan asin ini berubah menjadi warna ungu tidak bening lagi.

"Dari situ, sopir truk kami amankan," ungkap AKBP Dony Alexander.

"Dan selanjutnya kami amankan tersangka Ayub Robit dan Suwandi, masing-masing di rumahnya," tambah dia. (lih)

Polisi menunjukan ikan asin yang mengandung formalin di Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/3/2020).
Polisi menunjukan ikan asin yang mengandung formalin di Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/3/2020). (TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA)

Polisi Sita Satu Truk dan 2 Ton dari Kasus Penangkapan Penjual Ikan Asin Berformalin di Pasuruan

Siswi SMK Alami Kejadian Tak Terduga saat Boncengan dengan Teman, Kehilangan Jejak 2 Pria Misterius

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved