Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Jawa Timur

Polda Jatim Terjunkan Personel Bantu Tracking Pasien Terjangkit Virus Corona di Jawa Timur

Polda Jatim menerjunkan sejumlah personel untuk membantu melakukan tracking pasien virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, Jumat (20/3/2020). 

Polda Jatim menerjunkan sejumlah personel untuk membantu melakukan tracking pasien virus corona

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan memastikan, pihaknya akan membantu percepatan penanganan kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur.

Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, Polda Jatim telah menerjunkan sejumlah personel yang datang dari anggota jajaran tim medis, intelijen, dan reskrim.

Menurut Irjen Pol Luki Hermawan, tim itu diterjunkan guna membantu Satgas Covid-19 Pemprov Jatim untuk melakukan tracking bagi para pasien suspek atau dinyatakan positif mengidap virus corona.

Ada 15 Kasus Positif Virus Corona di Jawa Timur Per 20 Maret 2020, Surabaya dan Malang Zona Merah

Pasien RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Meninggal, Sempat Sesak Napas dan Sakit Sepulang dari Malang

Warga Jawa Timur Diperbolehkan Salat Jumat Berjemaah di Masjid di Tengah Virus Corona dengan Syarat

Hal ini dirasa penting, guna membaca ke arah mana potensi persebaran virus lantas pihak terkait dapat melakukan intervensi secara kuratif.

"Tadi Ibu Gubernur Jatim sudah menelpon kami, dan kami sudah melimpahkan tim," katanya di depan Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (20/3/2020).

Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan, tim bentukannya itu sudah bergerak mulai hari ini guna mengantisipasi persebaran virus di dua kawasan zona merah, yakni Surabaya dan Malang.

Jawa Timur Punya 62 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Pasien Virus Corona yang Bisa Dimanfaatkan Warga

"Ini tidak sembarangan jadi petugas akan datang ke rumahnya nanti ada SOP khusus yang akan akan kami lakukan," pungkasnya.

Beberapa waktu lalu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah mengumumkan bahwa wabah penyakit yang ditimbulkan virus corona sebagai bencana nasional.

Hal tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No .188/108/KPTS/013/2020 telah ditegapkan Status Keadaan Darurat Bencana Penyakit Akbat Covid-19.

Bersamaan dengan itu, Khofifah juga mengumumkan bahwa Surabaya dan Malang telah ditetapkan sebagai zona merah.

“Maka sebaiknya mengganti Salat Jumatnya dengan salat zuhur di rumah,” ujarnya pada awak media di Gedung Grahadi, Surabaya.

Jawa Timur Siap Lakukan Rapid Test Massal Virus Corona, Tunggu Alat Penguji Sampel Darah dari Pusat

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved