Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Madura

Banyak Warga Mudik ke Madura, Jumlah ODR Virus Corona atau Covid-19 di Bangkalan Meningkat

Gelombang arus mudik warga dari sejumlah wilayah ke Madura memicu peningkatan jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Petugas Dishub Bangkalan mengecek suhu tubuh usai setiap penumpang bus trayek Jakarta-Madura memasuki bilik disinfektan di Terminal Kota Bangkalan, Minggu (29/3/2020) dini hari 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Gelombang arus mudik warga dari sejumlah wilayah ke Madura dalam beberapa hari terakhir terus meningkat.

Kondisi ini memicu peningkatan jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) virus corona atau Covid-19.

Hingga Senin (30/3/2020) malam, update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan masih menunjukkan negatif virus corona.

Putus Sebaran Virus Corona, MPM Wajibkan Konsumen dan Karyawan Lakukan Hal Ini Sebelum Masuk Dealer

Satu Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Meninggal, Jadi Kasus Pertama di Madura

Tak Ada Lockdown Madura, Pemprov Jatim Lakukan Hal Ini Cegah Penyebaran Virus Corona di Pulau Garam

Namun, jumlah ODR virus corona meroket hingga mencapai angka 3.922 jiwa.

Sehari sebelumnya, ODR virus corona Kabupaten Bangkalan masih berada di angka 2.934 jiwa.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 196 jiwa.

Angka itu bertambah 34 orang dari jumlah 162 ODR pada hari sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, Sudiyo mengungkapkan, perkembangan ODR dan ODP tidak lepas dari lalu-lintas warga yang kembali dari kota-kota zona merah Covid-19.

"Datang secara berbondong-bondong. Namun sejauh ini kondisi Bangkalan masih zona kuning karena PDP kita meninggal dunia kemarin," ungkapnya.

Bupati Madiun Terbitkan Surat Edaran Larangan Mudik Warga Perantauan Cegah Penyebaran Virus Corona

Jawa Timur Punya 18 Daerah Zona Merah Virus Corona, Gubernur Khofifah Ingatkan Warga Soal Ini

Karena itu, lanjut Sudiyo, pihakanya meminta peran aktif masyarakat bilamana ada warga datang segera melapor ke petugas kesehatan.

"Kami akan proaktif menjemput, mendata, dan memeriksa kesehatannya," pungkas Sudiyo.

Data yang dihimpung Surya ( grup TribunMadura.com ) dari Dinas Perhubungan Bangkalan, jumlah bus yang masuk terminal Kota Bangkalan terhitung Minggu (29/3/2020) pukul 18.00 WIB hingga Senin (30/3/2020) pukul 06.00 WIB sebanyak 91 unit bus.

Dengan rincian bus Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP) sebanyak 78 unit bus. Sisanya, 13 unit bus merupakan angkutan wisata.

Selain penyemprotan disinfektan kepada para penumpang di Terminal Kota Bangkalan, hal serupa juga dilakukan Tim Satgas Covid-19 Bangkalan di gerbang Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal. (Surya/Ahmad Faisol)

Masyarakat Ekonomi Bawah Diharapkan Tetap Diperbolehkan Kerja, PWNU Jatim: Mereka Tak Punya Simpanan

Ribuan Pekerja Gudang Perusahaan Rokok di Sumenep Aktif Bekerja di Tengah Ancaman Wabah Virus Corona

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved