Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Malang

Mahasiswa di Kota Malang Diizinkan Mudik ke Kampung Halaman, Wali Kota Siap Perketat Mobilitas Orang

Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Malang dibolehkan pulang mudik ke kampung halamannya.

TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji mengizinkan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Malang pulang ke kampung halamannya atau mudik.

Sutiaji mempersilakan mahasiswa mudik, dengan syarat ada semacam pemantauan ketika sudah kembali ke Kota Malang.

"Mahasiswa silakan pulang dan saya akan melakukan video konferensi dengan para rektor perguruan tinggi tentang kebijakan ini," kata  Sutiaji, Senin (30/3/2020).

Jember Zona Merah Virus Corona, Jam Operasional Pasar Dibatasi hanya 3 Jam Saja, Simak Rinciannya

Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Petani Nganjuk Ditemukan Tewas di Dalam Sumur, Ini Kronologinya

Pintu Masuk Kota Batu Diperketat, Setiap Orang yang Ingin Ke Kota Apel Diperiksa Kesehatannya

Kebijakan yang dilakukan ini terkait dengan wabah virus corona atau Covid-19 yang kini sedang berkembang di Indonesia.

Oleh karena itu, Sutiaji akan melakukan koordinasi dengan tiga kepala daerah untuk memantau mobilitas orang.

Pengetatan pengawasan kepada mobilitas orang juga akan dilakukan di masing-masing daerah.

Untuk itu, Sutiaji juga akan memberikan imbauan kepada RT/RW di masing-masing daerah untuk mendata orang yang masuk di wilayahnya.

Yakni dengan mencatat riwayat perjalanan orang tersebut dan kemudian melakukan pendataan.

Hal ini dilakukan, karena jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) di Kota Malang terus bertambah.

Cegah Panic Buying di Tengah Wabah Virus Corona, Pemkab Malang Batasi Pembelian Bahan Pokok

63 Puskesmas di Surabaya Dapat Bantuan Rapid Test Virus Corona, Ini Golongan yang Diprioritaskan

"Informasi yang terkahir, justru di daerah yang kemarin tidak ada PDP, ODR-nya masih zero tapi sekarang fluktuatif," kata dia.

"Karena banyak orang dari luar yang kembali ke daerah langsung naik signifikan," ucapnya.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Tim Satgas Covid-19 itu juga akan menerapkan physical distancing ke sejumlah daerah.

Tidak hanya di Jalan Ijen saja, tapi di jalan-jalan lain akan diterapkan, sembari menunggu instruksi dari Kapolresta Malang.

"Nanti pak Kapolres yang akan menjelaskan, karena kami sudah berembuk bersama," ujar dia.

"Dan sesuai saran kami juga akan membuat posko bersama seperti pada tahun baru seperti di depan Stasiun Kota Baru dan lain-lain," tandasnya.

Matos Sepi Pengunjung Sejak Virus Corona, Malang Town Square Ditutup hingga Pertengahan April 2020

Akibat Virus Corona, Warga Kota Malang Diminta Catat dan Laporkan Meteran Listrik Secara Mandiri

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved