Breaking News:

Karantina Wilayah di Surabaya

Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah, Pemkot Susun SOP hingga Racik Penerapan Teknis di Lapangan

Pemerintah Kota Surabaya akan menerapkan karantina wilayah sebagai upaya mencegah dan menekan penyebaran virus corona.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
KOMPAS.COM/A. FAIZAL
Ruas jalan menuju Jalan Raya Darmo Surabaya juga ditutup pada Jumat (27/3/2020) malam untuk cegah penyebaran Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akan menerapkan karantina wilayah sebagai upaya mencegah dan menekan penyebaran virus corona.

Pemkot Surabaya bersama instansi terkait akan melakukan screening di 19 pintu masuk bagi setiap kendaraan ataupun masyarakat yang akan masuk Kota Pahlawan.

Di 19 pintu masuk ke Kota Surabaya itu juga disiapkan posko dan bilik sterilisasi yang dijaga oleh petugas gabungan dari beberapa instansi terkait.

Namun, kini Pemkot Surabaya masih melakukan proses kajian mendalam terkait rencana pemberlakuan karantina wilayah di Surabaya.

Berdasarkan pantauan TribunMadura.com, Pemkot Surabaya menggelar rapat pembahasan terkait karan tina wilayah di Surabaya.

Pembahasan yang dilakukan itu secara menyeluruh, baik tentang istilah kebijakan yang bakal digunakan hingga teknis-teknis yang akan diterapkan.

"Terus kita rapatkan," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Selasa (31/3/2020).

Menurut Febriadhitya Prajatara, Pemkot Surabaya tengah menyusun SOP terkait pemberlakuan rencana pemberlakuan karantina wilayah di Surabaya.

Antisipasi Corona, Mulai Hari ini Kantor Pelayanan SIM Satlantas Polres Sampang Ditutup Sementara

Satu Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Meninggal, Jadi Kasus Pertama di Madura

Jenazah PDP Corona di Gowa Sulit Dimakamkan, Warga Menolak & Mengusir Ambulans, Begini Nasibnya

Kini

Banner informasi lokal lock down di Jalan Tunjungan Surabya, Jumat malam (27/3/2020).
Banner informasi lokal lock down di Jalan Tunjungan Surabya, Jumat malam (27/3/2020). (TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO)

Untuk diketahui, rencana itu menguat untuk diterapkan mengingat tingginya kasus Covid-19 di Surabaya.

Pemkot Surabaya berencana mengambil pembatasan itu agar memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota pahlawan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengatakan screening akan dilakukan baik kepada kendaraan maupun masyarakat di 19 akses pintu masuk ke Kota Surabaya.

Empat Warga Pulau Masalembu Keluhkan Batuk, Pilek dan Sesak Napas Sepulang dari Malaysia

Kabupaten Pamekasan Zona Merah Corona, TNI dan Polri Semprot Disinfektan di Pintu Jembatan Suramadu

Cegah Corona, Rumah Rakyat Pamekasan Bagikan Alat Semprot Disinfektan dan Masker ke Masyarakat

"Jadi intinya adalah kita sudah bersiap untuk melakukan karantina wilayah di Surabaya, karena meningkatnya penderita positif Covid-19 ini yang cukup memprihatinkan," kata Irvan di Balai Kota Surabaya, Senin (30/03/2020).

Adapun sembilan belas pintu masuk ke Kota Surabaya tersebut, yakni Stadion Gelora Bung Tomo (Pakal), Terminal Tambak Oso (Benowo), Dupak Rukun (Asemrowo), Kodikal (Pabean), Mayjen rumah pompa (Dukuh Pakis), Gunungsari (Jambangan), Kelurahan Kedurus (Karang Pilang), Masjid Agung (Kec. Gayungan) dan Jeruk (Lakarsantri).

Kemudian di Driyorejo, Benowo Terminal (Pakal), Tol Simo (Sukomanunggal), Mal City of Tomorrow (Dishub), MERR Gunung Anyar (Gunung Anyar), Suramadu (Kec. Kenjeran), Rungkut Menanggal (Gunung Anyar), Wiguna Gunung Anyar Tambak (Gunung Anyar), Margomulyo (Tandes) dan Pondok Chandra (Gunung Anyar).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved