Penutupan Jalan Utama Surabaya
Imbas Wabah Corona dan Penutupan Jalan Darmo, Pedagang Merugi hingga 70 Persen
Seorang pemilik usaha di Jalan Darmo Surabaya, Wahyu Darmawan, mengaku merasakan sendiri dampak physical distancing dan penutupan jalan.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Physical distancing di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan Surabaya berimbas pada usaha toko dan kedai. Satu di antaranya Kedai Ketan Punel di seberang Taman Bungkul yang ditutup, Rabu (1/4/2020).
Dia berharap kondisi pandemi Covid-19 cepat berlalu. Sehingga dengan begitu, berbagai tempat usaha seperti miliknya dapat kembali normal seperti semula.
"Dan mungkin ada solusi efektif dari pemerintah," ungkapnya.
• Polres Pamekasan Kembalikan Kendaraan Hasil Razia, Ini Syarat yang Harus Dilengkapi untuk Mengambil
• Dukung Kebijakan PSSI, Pemain dan Tim Pelatih Terima Gaji 25 Persen Selama Jeda Kompetisi
• Nasib Belasan Bank di Sepanjang Jalan Raya Darmo yang Ditutup Dua Minggu untuk Physical Distancing