Wabah Virus Corona

Arema FC Dijatuhi Denda Rp 100 Juta, Aremania Jalur Gaza : Fanatik Boleh Tapi Jangan Kebablasan

Denda lebih dari Rp 1 Miliar yang didapat Arema FC musim lalu tampaknya tak membuat Aremania kapok.

Instagram/aremafcofficial
Aremania 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Denda lebih dari Rp 1 Miliar yang didapat Arema FC musim lalu tampaknya tak membuat Aremania kapok.

Kompetisi baru berjalan tiga kali laga, sebelum akhirnya dihentikan sementara karena virus corona, Arema FC telah mendapat denda total Rp 100 juta dari Komdis PSSI, karena ulah Aremania yang masuk ke dalam lapangan dan melakukan pelemparan botol (Rp 50 juta) saat lawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (8/3/2020) lalu, serta pemain Arema FC mendapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan (Rp 50 juta).

Bilik Disinfektan Tidak Dianjurkan Kementerian Kesehatan, Begini Penjelasan Dirut RSUD Dr Soetomo

AJI Protes Rencana DPRD Kota Malang Beri Bantuan Tunai untuk Wartawan

Rapim Penanganan Covid-19, PKS Jatim Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Tingkah laku tak terpuji Aremania pada musim sebelumnya juga kerap terjadi, terlebih soal flare. Hingga membuat manajemen dan panpel Arema FC kesulitan mencari cara agar hal tersebut tak kembali terulang.

Terkait denda karena perbuatan Aremania yang tak bisa dikendalikan, Amin Fals Aremania Jalur Gaza mengakui jika beberapa musim terakhir ini, Aremania sulit untuk diajak disiplin.

"Kalau denda masalah kartu itu urusan pemain dan pengurus.
Tapi kalau denda masalah suporter,memang akhir-akhir ini Aremania sulit untuk di ajak disiplin. Tetapi semua itu kembali ke dirinya masing-masing, mau disiplin apa tidak," kata Amin Fals pada Surya, Minggu (5/4/2020).

Imbas Corona, Begini Cara Tim Pelatih Jalin Komunikasi dengan Pemain Arema FC Meski Libur Panjang

Asisten Pelatih Timnas Indonesia Gong Oh Kyun Positif Corona Setelah 2 Kali Rapid Test

Cara Mudah Akses Token Listrik Gratis PLN, Login www.pln.co.id atau WhatsApp (WA) 08122123123

"Tapi kalau denda-denda terus, kasihan juga pengurus (klub, red)," tambahnya.

Amin mengingatkan pada rekan-rekannya sesama Aremania, agar mendukung tim secara wajar dan jangan terus menerus melakukan tindakan yang sekiranya dapat merugikan klub.

"Fanatik boleh tapi jangan kebablasan. Semoga sepak bola cepat bergulir kembali," tegasnya.

Seperti diketahui, saat lawan Persib Bandung di kandang pekan kedua, Aremania tersulut emosi karena menilai wasit tak adil dalam memimpin jalannya pertandingan. Ditambah lagi saat itu Arema FC kalah 1-2 dari Maung Bandung di laga kandang perdana mereka musim ini.

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved