Berita Pamekasan
Belasan Pengamen Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Pamekasan, Rata-Rata Berusia Muda
Jumlah pengamen sebanyak itu pihaknya amankan dari dua lokasi, yakni perempatan lampu merah Jalan Jokotole dan pertigaan lampu merah Jalan stadion.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Di tengah wabah penyebaran virus corona atau Covid-19 nampaknya tidak dihiraukan oleh sejumlah pengamen jalanan.
Akibatnya, sebanyak 15 pengamen jalanan yang biasa mangkal di perempatan lampu merah jalan raya Pamekasan, Madura diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.
Jumlah sebanyak itu, merupakan pengamen yang berhasil diamankan petugas Satpol PP Pamekasan sejak Januari 2020 hingga Maret 2020.
Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Ainurrahman mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 15 pengamen.
• Download Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Cover Syakir Daulay, Anissa Rahman, Sabyan Hingga Via Vallen
• Rais Aam PBNU Pimpin Istigosah Kubro Online di Malam Nisfu Syaban, Sebagai Pertobatan Massal
Jumlah pengamen sebanyak itu pihaknya amankan dari dua lokasi, yakni perempatan lampu merah Jalan Jokotole dan pertigaan lampu merah Jalan stadion.
Dari tangan pengamen tersebut, Ainur mengaku menyita sebanyak 9 ukulele sebagai barang bukti.
"9 alat itu kami sita dan kami simpan di Kantor Satpol PP. Tidak kami kembalikan," kata Ainur kepada TribunMadura.com, Jumat (10/4/2020).
Saat melakukan interogasi terhadap 15 pengamen tersebut, kata Ainur, mereka mengaku berasal dari Kabupaten Sampang, Sumenep dan ada pula yang mengaku dari Pamekasan.
Selain itu, Ainur menjelaskan, 15 pengamen tersebut pihaknya amankan di waktu yang berbeda.
Kata dia, ada yang diamankan sewaktu pagi hari, sore hari hingga malam hari.
"Biasanya mereka itu yang ramai ngamen sekitar pukul 17.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB," ujarnya.
Tidak hanya itu, Ainur juga mengungkapkan, saat melakukan pengintaian atau pun pengejaran terhadap pengamen tersebut, mula-mula dia dan anggotanya memakai pakaian biasa.
Tujuannya kata dia untuk melakukan penyamaran.
Setelah para pengamen itu hendak melakukan aksinya untuk mengamen, lalu dia dan anggotanya langsung melakukan pengamanan dan pengejaran.
• Pernah Kontak dengan Penderita Covid-19, Tiga Warga Pamekasan Dinyatakan Positif Via Rapid Test
• Aurel Pacaran dengan Atta Halilintar, Jika Jadi Menikah ada Permintaan Khusus untuk Anang dan KD