Breaking News:

Pemprov Jatim Buka Posko Pendampingan Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Titik

Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka posko layanan pendampingan pendaftaran program Kartu Prakerja yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

DOK. Humas Pemprov Jawa Timur
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dalam sebuah wawancara. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka posko layanan pendampingan pendaftaran program kartu Prakerja yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Posko layanan pendampingan tersebut bisa diakses di 56 titik.

Mulai dari Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur (Disnakertrans Jatim), Jalan Dukuh Menanggal Surabaya hingga Kantor Disnakertrans di 38 kabupaten/kota.

Selain itu posko pendampingan juga disediakan di 16 titik UPT Balai Latihan Kerja se Jawa Timur, kemudian juga dibuka di LTSA-UPT P2TK Jalan Bendul Merisi Surabaya serta ada call center di 031 829 3097.

81 PDP Corona di Jawa Timur Meninggal Dunia, Jumlah ODP Hari Ini Naik Menjadi 14.092

117 Debitur di Jatim Terdampak Corona Mendapat Keringanan Kredit Senilai Rp 34,7 Miliar

Lima Warga Kabupaten-Kota Pasuruan Dinyatakan Positif Covid-19, 3 Pasien Sebelumnya Berstatus PDP

Pemprov Jawa Timur sendiri juga sudah mengusulkan lebih dari 60 ribu nama ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) agar diprioritaskan untuk bisa mengikuti program kartu Prakerja.

Nama-nama tersebut adalah para tenaga kerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelum Wabah Virus Corona (Covid-19) maupun yang terkena PHK dan dirumahkan saat Covid-19.

"Kita memastikan bawa Disnaker di tingkat provinsi, kabupaten dan kota tetap memantau data-data yang telah disetor ini," ucap Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Minggu (12/4/2020) malam.

Pasalnya, walaupun sudah diusulkan, mereka juga harus tetap melakukan pendaftaran secara mandiri.

"Gelombang pertama ini sudah dimulai pendaftarannya dan kita memastikan semua yang terdata itu mendaftar. Kalau tidak bisa mendaftar sendiri maka harus mendapatkan pendampingan," lanjut Mantan Bupati Trenggalek ini.

Bagi mereka yang sudah mendaftar tanpa pendampingan Emil berharap tetap melapor ke Disnaker terdekat agar bisa dilakukan sinkronisasi data.

"Ini juga tetap terbuka kepada warga luar dari yang terdata tapi dengan syarat sudah berusia 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal," ujarnya.

Emil Dardak menjelaskan, pendaftaran Program kartu Prakerja sudah dibuka mulai Sabtu 11 April 2020 dan bisa diakses di www.prakerja.go.id.

Rumah Sakit Universitas Brawijaya Ditunjuk Jadi Tempat Tes Corona, Ruang Laboratorium Akan Ditambah

Dana Desa Dijadikan BLT untuk Tangani Covid-19, Wagub Emil Minta Masyarakat Desa Diutamakan

Dari data yang disampaikan 11 April 2020, Emil Dardak menyebutkan, data yang telah diusulkan untuk bisa mengikuti Program kartu Prakerja adalah tenaga kerja yang mengalami PHK sebelum masa Covid-19 yaitu 43 ribu 11 orang.

Lalu tenaga kerja yang PHK saat masa Covid-19 sejumlah 3315 orang.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengusulkan tenaga kerja yang dirumahkan semasa Covid-19 sebanyak 20 ribu 36 orang dan juga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah selesai kontraknya dan ingin bekerja di Indonesia sejumlah 1633 orang.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved