Surabaya Sidoarjo Gresik Terapkan PSBB

Gresik Akan Terapkan PSBB, Pemkab Siapkan Anggaran Jaring Pengaman Sosial Rp 120 Miliar

Kabupaten Gresik akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan anggaran jaring pengaman sosial sekitar Rp 120 Miliar.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
PEMBERLAKUAN PSBB - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini; Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin; dan Plh Sekretaris Daerah Kabupatan Gresik, Nadlif saat penyampaian hasil rapat di Gedung Negara Grahadi, Minggu (19/4/2020). Hasil dari rapat itu memutuskan akan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik untuk meredam penyebaran Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Kabupaten Gresik akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik belum bisa menentukan kapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan.

Pasalnya, masih banyak hal yang perlu dikaji dan dipersiapkan.

"Kapan dilaksanakan masih belum bisa ditentukan. Saya harus laporan ke pak Bupati Sambari Halim Radianto dan menggelar rapat lanjutan," kata Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Nadlif Minggu (19/4).

Nadlif menjelaskan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nantinya tidak diterapkan di seluruh wilayah Gresik, melainkan hanya di 7 kecamatan.

Namun, dia belum bisa menyebutkan secara rinci 7 kecamatan tersebut.

Sidoarjo Akan Terapkan PSBB Bersama Surabaya dan Gresik, Nur Ahmad Syaifuddin: Ini Baik Tapi Berat

Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Akan Terapkan PSBB, Khofifah Siapkan Surat Pengajuan PSBB ke Kemenkes

Surabaya Akan Terapkan PSBB untuk Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkot Bahas Persiapan Teknis

"Ke-7 kecamatan itu saat ini sudah zona merah karena ada yang positif Covid-19," jelasnya.

Agar bisa menerapkan PSBB, pemerintah daerah harus menyiapkan sejumlah syarat, salah satunya memastikan ketersediaan kebutuhan dasar hidup bagi warga.

Terkait hal itu, Nadlif menyebut pihaknya telah mempersiapkan anggaran jaring pengaman sosial bagi warga.

"Anggaran itu berasal dari Dana Desa dan APBD, nominalnya sekitar Rp 120 Miliar. Anggaran jaring pengaman sosial itu untuk 150.000 KK," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved