Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Aturan Jam Kerja ASN di Sampang Madura Selama Ramadan 2020 Menurut Surat Edaran Dirilis Menpan RB

Penetapan hari dan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Sampang tidak ada perubahan meskipun memasuki Bulan Suci Ramadan 1441

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Ilustrasi - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan arahan soal harmonisasi di Jawa Timur dalam apel bersama ASN Pemprov Jawa Timur, Senin (19/8/209) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Penetapan hari dan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sampang tidak ada perubahan meskipun memasuki Bulan Suci Ramadan 1441 H.

Pemangkasan jam kerja ASN di Kabupaten Sampang sebelumnya sudah di lakukan oleh pemerintah sejak penyesuaian jam kerja dalam upaya penanganan Covid-19.

"Jadi untuk menindaklanjuti Surat Edaran dari Kemenpan RB nomor 51 tahun 2020 tentang penetapan jam kerja di bulan suci Ramadan kami tetap mengacu pada SE penanganan Covid-19," kata Kabag Organisasi Kabupaten Sampang, Imam Sanusi, Jumat (24/4/2020).

PSBB di Gresik, 4 Kecamatan yang Dekat dengan Perbatasan Kota Surabaya akan Dijaga Petugas Gabungan

Masjid Sunan Ampel Surabaya Larang Jamaah Itikaf Setelah Salat Tarawih Berjamaah atau Bermalam Penuh

Bagaimana Hukumnya Sengaja Mandi pada Siang Hari saat Puasa Ramadan? Simak Penjelasan Lengkapnya

"Karena sudah ada pemangkasan dari jam normalnya," imbuhnya.

Imam Sanusi menjelaskan, dalam pemangkasan jam kerja saat upaya penanganan Covid-19 pada 23 Maret 2020 lalu, jam kerja ASN dimulai pukul 07.30 - 13.30 WIB untuk hari Senin hingga Kamis.

Sedangkan hari Jumat dimulai pukul 07.30 - 11.00 WIB dan Sabtu pukul 07.30 - 11.30 WIB .

"Pemangkasan jam kerja, tidak ada istirahat termasuk senam pagi di hari Jumat," jelasnya.

Sementara, untuk face print semua ASN maupun non ASN wajib melakukannya dengan jam kerja yang sudah di tentukan tersebut.

Namun, jika face print rusak atau tidak ada jaringan para ASN disarankan untuk melakukan absensi secara manual.

"Menjalankan ibadah Puasa bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan, kami harapkan para ASN memberikan kontribusi yang baik dengan tidak mengurangi kinerja atau kualitas pelayanan bagi masyarakat," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved