Breaking News:

Berita Surabaya

Mantan Napi Beraksi Lagi di Surabaya, Bawa Sabu Padahal Baru Bebas, Persenjatai Diri dengan Pisau

Dia lah Moh Nafar. Ia dikeler ke Mapolsek Semampir seusai kepergok melakukan transaksi sabu-sabu di kawasan Jalan Tenggumung, Surabaya.

istimewa
Belum sebulan bebas, tersangka Moh Nafar yang baru keluar lapas 7 April 2020 ditahan kembali karena kasus yang berbeda. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Belum genap sebulan keluar dari lapas Bangkalan, seorang pria asal Dukuh Bulak Banteng Timur Gang IV A, Kota Surabaya kembali ditangkap polisi.

Dia lah Moh Nafar. Ia dikeler ke Mapolsek Semampir setelah kepergok melakukan transaksi sabu di kawasan Jalan Tenggumung, Kota Surabaya, Rabu (22/4/2020) malam.

Pria berusia 40 tahun itu menyelipkan barang bukti sabu di dalam lepitan ikat pinggangnya. 

Pemprov Jatim Aktifkan Pengetatan 8 Titik Pintu Masuk, Warga yang Nekat Mudik Dipaksa Putar Balik

5 Kasus Baru Positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto, Mulai Kadinkes, Pasutri hingga Tenaga Medis

Pertahankan Status Zona Hijau Covid-19 di Jatim, Pemkab Sampang Tiadakan Posko Mudik

Saat ditangkap, dirinya juga kedapatan menyimpan sabu seberat 0,43 gram dan senjata tajam berupa pisau berukuran kecil yang diselipkan di balik bajunya.

Kanit Reskrim Polsek Semampir Iptu Tritiko G Harianto menjelaskan, penangkapan itu berawal dari adanya informasi masyarakat.

Dari info tersebut, Moh Nafar akhirnya berhasil diamankan Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Semampir.

"Awalnya anggota kami mencurigai seorang yang kebetulan sedikit gugup saat melihat anggota kami. Kemudian kami ikuti dan coba berhentikan. Saat digeledah ternyata bawa sabu dan pisau," kata Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto,Sabtu (25/4/2020).

Bersama barang bukti, Nafar pun digelandang ke Mapolsek Semampir.

Niat Salat Tarawih dan Salat Witir, Serta Tata Cara Salat Tarawih Sendiri di Rumah pada Ramadan 2020

Doa Buka Puasa Ramadhan 1441H/2020 Hari ke-2, Simak Juga Manfaat Konsumsi Kurma saat Berbuka Puasa

KABAR GEMBIRA! Cuti Bersama Idul Fitri 2020 Digeser ke Desember, Ini Rincian Cuti & Libur Nasional!

Kepada polisi, ia mengaku, mendapat barang haram itu dari seseorang berinisial IWN dengan harga 100 ribu per poketnya.

Tak hanya itu, Moh Nafar menyebut, baru saja keluar dari lapas Bangkalan atas kasus penjambretan dengan vonis 3,5 tahun.

Ia pun mendapat program asimilasi dan baru keluar pada 7 April 2020 kemarin.

" saya sudah kecanduan sabu. Pengen beli. Ternyata ditangkap," akunya.

Sementara itu, sebilah pisau yang juga ditemukan polisi di tubuh Nafar diakui untuk menjaga diri.

"Saya ngawal kiriman barang ekspedisi dari Surabaya ke Madura. Saya buat jaga-jaga saja kalau di jalan ada apa-apa," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved