Berita Surabaya
Cara Mudah Melakukan Pembatalan Tiket Kereta Api Lewat Aplikasi KAI Access, Dapat Pengembalian 100%
Anda bisa melakukan pengembalian uang tiket kereta api 100 persen dengan mengakses aplikasi berikut.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Indonesia resmi melarang warga yang mudik selama pandemi virus corona atau Covid-19.
Tidak jarang, banyak warga yang terpaksa membatalkan sejumlah rencana perjalanannya, terutama bagi pemudik.
Anda yang sudah memesan tiket kereta api, bisa membatalkan perjalanan.
• Lima Kategori Masyarakat yang Tak Boleh Dapat Bantuan Jaring Pengaman Sosial selama Virus Corona
• Penerapan PSBB di Malang Raya Diprediksi Tak Ganggu Operasional Kereta Api Lokal
• Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh-Menengah Dibatalkan, Penumpang Dapat Pengembalian Tiket 100 Persen
PT KAI bahkan akan memberikan pengembalian uang tiket 100 persen dalam waktu 3 hari saja.
Pembatalan dan pengembalian uang tiket kereta api bisa melalui KAI Access.
Lantas, bagaimana urutan cara membatalkan tiket melalui KAI Access yang benar?
"Pertama, pastinya calon penumpang KA wajib registrasi akun di KAI Access terlebih dahulu," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto di Stasiun Gubeng Surabaya, Rabu (29/4/2020)
Berikut urutan tata cara dalam melakukan registrasi akun di KAI Access:
1. Download KAI Access melalui App Store atau Google Play Store.
2. Selanjutnya silahkan buka aplikasi KAI Access dan pilih menu akun.
3. Pilih menu daftar pada halaman akun untuk registrasi.
4. Isi form data akun sesuai dengan identitas diri.
5. Setelah selesai melakukan registrasi akun silakan verifikasi akun melalui email yang dikirimkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
6. Jika calon penumpang tidak mendapatkan email verifikasi, maka langsung saja dapat menghubungi Contact Center 121 atau CS di Stasiun terdekat.
7. Untuk pengisian data identitas saat registrasi dan data saat pemesanan harus sesuai, agar memudahkan anda saat penambahan tiket, ubah jadwal, dan pembatalan.
• Komplotan Maling Minimarket di Jember Ditangkap, Tiga Di Antaranya Ditembak Karena Berusaha Kabur
• Hasil Swab Test Belum Keluar, PDP asal Kota Madiun Meninggal Dunia, Sebelumnya Mengeluh Sesak Napas