Virus Corona di Mojokerto

Ratusan Anak Muda Ngabuburit di Waduk Long Storage Mojokerto, Polisi Datang Malah Kocar-Kacir

Petugas gabungan membubarkan paksa gerombolan anak muda yang ngabuburit di sepanjang Waduk Long Storage di Kabupaten Mojokerto.

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD ROMADONI
Polisi membubarkam kerumunan orang yang ngabuburit di Waduk Long Storage, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Petugas gabungan membubarkan paksa gerombolan anak muda yang ngabuburit di sepanjang Waduk Long Storage Kalimati Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2020).

Dari pengamatan di lokasi, ratusan orang yang didominasi pasangan muda-mudi terlihat bergerombol duduk di atas sepeda motor dan bantaran Waduk Long Storage Kalimati.

Mereka seakan mengabaikan anjuran pemerintah daerah terkait physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona.

Padahal Desa Leminggir merupakan zona merah ada kasus terkonfimasi Covid-19.

Pandemi Covid-19, PHE WMO Perkuat Perlindungan Warga Bangkalan dengan Masker dan Hand Sanitizer

Daftar Promo Alfamart & Indomaret 3 Mei 2020, Diskon Paket Ramadan Sembako, Biskuit & Paket Internet

Hasil Rapid Test Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Mustika Tulungagung, 17 Orang Reaktif Covid-19

Polisi bersama anggota TNI dan perangkat desa membubarkan para pemuda itu agar meninggalkan lokasi.

Para pemuda yang mengendarai sepeda motor tersebut semburat kocar-kacir meninggalkan kawasan Waduk Long Storage Kalimati menuju jalan raya arah timur.

Kapolsek Mojosari, AKP Nadzir Syah Basri menjelaskan pembubaran kerumunan orang di Waduk Long Storage untuk mengantipasi penyebaran virus corona.

Perangkat desa bersama warga telah berencana akan menutup akses masuk di sepanjang Waduk Long Storage yang seringkali dijadikan sebagai tempat Ngabuburit.

"Kami akan membubarkan setiap kemungkinan kerumunan orang yang ada di sana apalagi di Desa Leminggir sudah terdapat kasus terkonfirmasi Covid-19," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya menggunakan mobil patroli dengan membunyikan suara sirine yang cukup efektif untuk membubarkan kerumunan orang di Waduk Long Storage kawasan Desa Leminggir.

Pihaknya memberikan teguran dan imbauan kepada masyarakat yang masih nekat bergerombol di luar rumah.

"Kami juga sudah memberikan tindakan represif kepada warga yang masih bandel berada di cafe kita bawa ke kantor sanksi membuat surat pernyataan atas konsekuensi tidak patuh terhadap Maklumat Kapolri," ungkapnya.

Sakit Tenggorokan Seusai Salat Tarawih, Remaja Gresik Mendadak Kejang, Meninggal saat ke Puskemas

65 Warga Terjaring Razia Jam Malam PSBB Gresik, 6 Orang Bersuhu Tubuh di Atas 37 Derajat, 1 Reaktif

Update Virus Corona di Jatim Minggu 3 Mei 2020, Kasus Positif Covid-19 Jadi 1.037, Sembuh 171 Orang

Menurut dia, petugas gabungan sudah berupaya melakukan sosialisasi dan imbauan agar masyarakat tetap berada di rumah selama pandemi Covid-19.

Kegiatan pembubaran kerumunan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona khususnya di Kabupaten Mojokerto.

Oleh sebab itu, perlu kesadaran masyarakat untuk menerapkan physcial distancing dan tetap berada di rumah jika terpaksa beraktivitas di luar harus pakai masker.

"Setiap malam kita sudah lakukan patroli intensif dan pasti kita akan bubarkan jika ada kerumunan orang di masa pandemi Covid-19 seperti ini," terangnya.

Kepala Desa Leminggir, H. Khusaeni mengatakan banyak aktivitas anak muda yang bergerombol mengendarai sepeda motor di kawasan Waduk Long Storage dari sore dan malam bahkan sampai dini hari.

Aktivitas gerombolan anak muda di kawasan Waduk Long Storage telah meresahkan masyarakat.

"Kami telah berulang kali sosialisasi terkait antisipasi penyebaran virus corona jadi kalau ada warga yang bandel tetap berkerumun akan kita bubarkan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved