Virus Corona di Jember

Tukang Ojek Positif Virus Corona Tak Lama Tiba di Jember, Keluhkan Lemas hingga Sesak Napas

Kasus tukang ojek positif virus corona itu membuat jumlah pasien virus corona di Kabupaten Jember bertambah menjadi 12 orang.

www.metroparent.com
ilustrasi - Tukang Ojek Positif Virus Corona Tak Lama Tiba di Jember, Keluhkan Lemas hingga Sesak Napas 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Seorang tukang ojek dikonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Kasus tukang ojek positif virus corona itu membuat jumlah pasien virus corona di Kabupaten Jember bertambah.

Hingga Rabu (6/5/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jember menjadi 12 orang.

Warga Satu Gang di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri, Gara-Gara Ada Orang yang Hasil Rapid Test Reaktif

Pulang dari Pasar Wonokromo, Pedagang Sayur di Surabaya Dijambret, Korban sampai Terjerembab

Penipu di Jember Pakai Jenglot Tipu Korban Bermodus Penggandaan Uang, Rauk Uang Ratusan Juta

Tidak hanya itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 101 orang, 1.208 orang dalam pemantauan (ODP), dan 277.565 orang dalam risiko (ODR).

Kasus positif virus corona ke-12 terjadi pada warga Kecamatan Sumberbaru.

Dia merupakan seorang tukang ojek di Papua.

Dia baru tiba di Kabupaten Jember pada 30 Maret 2020.

Ketika tiba di Kecamatan Sumberbaru, lelaki berusia 51 tahun itu menjalani pemantauan selama 14 hari dan kondisinya sehat.

Pada 20 April, dia mulai mengeluhkan lemas, sakit perut, dan sesak napas.

Para Pendonor Darah di Jember Bisa Dapat Paket Sembako hingga Masker Gratis selama Bulan Ramadan

Lalu, pada 22 - 24 April, dia menjalani perawatan di rumah.

Keluarganya kemudian membawa tukang ojek itu ke RS Djatiroto Kabupaten Lumajang.pada 24 April.

Pasien itu menjalani pemeriksaan rapid test dan hasilnya reaktif.

Pada 26 April, petugas kesehatan mengambil spesimen untuk pemeriksaan swab.

"Hari ini ada pengumuman hasil swab, dinyatakan positif Covid-19," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember Gatot Triyono, Rabu (6/5/2020).

"Saat ini dirawat di RS Djatiroto," tambah dia.

Masa Pandemi Covid-19, Ledakan Angka Kelahiran Diprediksi Terjadi di Pamekasan 9 Bulan Mendatang

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved