Virus Corona di Mojokerto
ASN Dinkes Kabupaten Mojokerto Positif Terinfeksi Virus Corona, Masuk Orang Tanpa Gejala Covid-19
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Mojokerto positif virus corona atau Covid-19.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Kasus terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kota Mojokerto bertambah.
Kini, jumlah kasus virus corona di Kota Mojokerto menjadi tiga orang.
Pasien positif virus corona nomor 02 adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
• Tim Gugus Tugas Pusat Bantu Tangani Virus Corona di Jawa Timur, Sore Ini Datangi Gubernur Khofifah
• Ratusan Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Jalani Rapid Test, Hasil 86 Orang di Antaranya Reaktif
• Dokter Anastesi Positif Terjangkit Virus Corona, Wali Kota Mojokerto Umumkan Kasus Pertama Covid-19
Pasien kedua virus corona itu yakni Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Langit Kresna Janitra.
Hasil tes Swab yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19, pada Rabu (6/5/2020).
dr Langit Kresna Janitra masuk data positif Covid-19 di Kota Mojokerto karena yang bersangkutan adalah warga Kecamatan Magersari.
Sementara itu, pasien positif Covid-19 nomor 03 adalah seorang pria berinisial (R) umur 27 tahun warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Dia merupakan Anak Buah Kapal (ABK) yang terdeteksi saat Swab PCR terkonfimasi positif Covid-19 di Kota Surabaya.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan, peningkatkan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 ini seiring penyebaran virus corona trasminisi lokal yang cukup masif di Jawa Timur.
• Lapas Klas IIA Pamekasan Bantah Ada Tahanan Terlibat dalam Jaringan Pengedar Narkoba di Malang
Dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Penambahan jumlah status positif sebanyak 2 orang (positif 02 dan 03)," ujarnya saat dikonfirmasi Surya ( grup TribunMadura.com ), Kamis (7/5/2020).
Ia mengatakan, pasien 02 telah dilakukan rapid test sebanyak dua kali yang hasilnya non reaktif.
Setelah dilakukan tes Swab terhadap yang bersangkutan yang hasilnya dinyatakan positif Covid-19.
"Belum ada keterangan terkait riwayat perjalanan yang bersangkutan selama 14 hari lalu," jelas dia.
"Sedangkan kondisi kesehatannya baik dan sehat yang sekarang tela menjalani karantina mandiri," ungkapnya.
Masih kata Gaguk, pasien positif Covid-19 nomor 03 telah menjalani karantina di kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
• Pedagang Pasar di Sukolilo Surabaya Positif Virus Corona, Operasional Pasar Ditutup selama Dua Pekan
"Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto sedang melakukan Tracing di lingkungan rumah tinggal pasien 03 untuk mengantisipasi penyebaran virus corona," jelasnya.
Sementara itu, dr Langit Kresna Janitra mengabarkan bahwa kondisi kesehatannya membaik.
Ia mengaku menerima hasil Swab PCR yang dinyatakan positif Covid-19.
"Iya hasil Swab keluar hari ini dinyatakan positif Covid-19," ucapnya.
dr Langit menjalani tes Swab pada Sabtu 25 April 2020 dan menjalani isolasi mandiri.
Selama menjalani karantina mandiri yang bersangkutan sempat beraktivitas di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Mojokerto, Selasa (28/4/2020).
"Ya tidak ada riwayat kemana-mana," tandasnya.
• Spoiler Episode 13 Drama Korea The World of The Married, Anak Ji Sun Woo dan Lee Tae Oh Kleptomania
Berdasarkan peta sebaran Covid-19 terkini ada tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Mojokerto.
Berdasarkan data pusat informasi Covid-19 Kota Mojokerto yaitu jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) 1985 orang.
Lalu, ada 11 Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 9 orang, dan tiga orang positif Covid-19.
Pasien positif 01 di Kota Mojokerto adalah seorang laki-laki berinisial (H) laki-laki 32 tahun tempat tinggal di Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Dia merupakan seorang Dokter Anestesi berdinas di rumah sakit Kota Surabaya.
Hasil tes Swab yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (29/4/2020). (don/ Mohammad Romadoni).
• Inilah Syarat Warga Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Setiap Bulan Bisa Dapat Rp 600 Ribu