Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Inilah Syarat Warga Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Setiap Bulan Bisa Dapat Rp 600 Ribu

Bantuan Langsung Tunai diberikan kepada penduduk miskin di desa dan kegiatan penanganan pandemi Covid-19 atau virus corona.

Tribunnews
Ilustrasi- Inilah Syarat Warga Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Setiap Bulan Bisa Dapat Rp 600 Ribu 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menerbitkan Permendesa Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendesa Nomor 11 Tahun 2020 yang mengatur tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2020.

Dalam Perpu Nomor 1 Tahun 2020 itu ditegaskan, pengutamaan penggunaan Dana Desa adalah dapat digunakan antara lain untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Bantuan Langsung Tunai diberikan kepada penduduk miskin di desa dan kegiatan penanganan pandemi Covid-19 atau virus corona.

UPDATE Virus Corona di Kota Batu, Nenek Usia 71 Tahun Jadi Kasus Keempat Covid-19 di Kota Apel

Diduga Butuh Makanan, Wanita Paruh Baya di Mojokerto Terekam CCTV Mencuri Sembako dalam Toko

Kru Kapal Tanker asal Bangkalan Madura Terjangkit Virus Corona, Kini Jalani Perawatan di Surabaya

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Akhmad Ahadiyan Hamid mengungkapkan, warga yang tidak boleh menerima BLT adalah warga yang sudah mendapatkan bantuan dari APBD atau APBN.

"BLT itu sasarannya adalah orang miskin, orang sakit kronis bertahun-tahun, dan orang kehilangan pekerjaan karena wabah Covid-19," ungkap dia kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Rabu (6/5/2020).

Ia menjelaskan, pendataan awal dilakukan Tim Relawan Covid-19. Hasilnya akan dibawa ke dalam forum Musyawarah Desa (Musdes).

Dalam musdes itu melibatkan kepala desa, babinsa, babin kamtibmas, BPD, pendamping lokal desa, dan pendamping PKH.

"Hasil pendataan awal Tim Relawan Covid,-19 akan diverifikasi ulang. Untuk memastikan BLT tepat sasaran," jelasnya.

UPDATE Virus Corona di Bangkalan: Jumlah Pasien Covid-19 Bertambah Jadi 15 Orang, Ini Rinciannya

Saat ini, lanjutnya, sudah ada sebagian yang telah mengajukan proposal, ada sebagian yang sudah melengkapi persyaratan untuk penyaluran BLT.

"Kurang lebih proses pengajuannya sudah mencapai 50 persen," ujarnya.

Dhiet memaparkan, ketentuan alokasi DD untuk penanganan Covid-19 telah diatur.

DD di bawah Rp 800 juta alokasinya sebesar 25 persen, Rp 800 - Rp 1,2 miliar sebesar 30 persen, dan DD di atas 1,2 milar alokasinya sebesar 35 persen.

Penyalurannya, lanjut Dhiet, dilakukan secara bertahap. Sebesar 15 persen di bulan pertama, 15 persen bulan berikutnya, dan 10 persen di bulan selanjuntya.

"Setiap penerima BLT nominalnya sama, yakni Rp 600 ribu per bulan," kata dia.

"Jangan sampai ada permasalahan hukum di kemudian hari," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Anggaran Bantuan Sosial Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan untuk PKL Terdampak Covid-19 Capai Rp 1 M

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved