Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Penghuni Asrama di Surabaya Masuk Rumah Sakit, Gugus Tugas Jatim Langsung Rapid Test Penghuni Lain

Kohar Hari Santoso menyebutkan, di Surabaya ada klaster dari komunitas yang tinggal di asrama dan salah satu penghuninya ada yang masuk rumah sakit.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso, April 2020. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso, mengimbau agar masyarakat lebih disiplin dalam melakukan physical distancing.

Hal ini sebagai peringatan karena penularan virus corona atau Covid-19 masih terus meluas, bahkan di Kota Surabaya yang sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ).

"Terus ada perkembangan dari klaster (penularan Covid-19), butuh langkah yang lebih konkret (untuk menghentikannya)," kata Kohar Hari Santoso, Rabu (6/5/2020) malam.

Balap Liar Jelang Jam Sahur di Ring-road Kota Madiun, 13 Remaja dan 1 Anggota DPRD Diamankan Polisi

Diduga Ikut Taruhan Balap Liar di Ring-road Kota Madiun, 14 Remaja Ditangkap Polisi

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Gresik Bertambah 6 Orang, Terbanyak dari Kecamatan Menganti

Kohar Hari Santoso menyebutkan, salah satunya di Surabaya ada klaster dari sebuah komunitas yang tinggal di asrama dan salah satu penghuninya ada yang masuk di rumah sakit.

"Di komunitas ini langsung dilakukan rapid test dan sekarang masih menunggu hasilnya," ucap Kohar Hari Santoso.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Dirut Rumah Sakit Saiful Anwar Malang ini, meminta agar pelaku industri dan komunitas segera melaporkan ke Dinas Kesehatan setempat jika ditemukan orang terdekatnya yang mengalami gejala klinis Covid-19.

"Kalaupun ada yang ingin pemeriksaan lebih dalam misalnya rapid test lalu ada yang harus diswab, bisa dikoordinasikan bersama supaya tidak lepas satu-satu tapi dalam satu kendali yang baik dan pemantauannya bisa lebih intens," tegas Kohar Hari Santoso.

Hasil Swab Test Karyawan Pabrik Rokok Rungkut Surabaya Keluar, Gugus Tugas Jatim: Ada yang Positif

Jokowi Targetkan Mei, Kurva Pasien Covid-19 Menurun, Gugus Tugas Jatim: Masyarakat Harus Disiplin

Diduga Ikut Taruhan Balap Liar di Ring-road Kota Madiun, 14 Remaja Ditangkap Polisi

Sedangkan untuk masyarakat yang di sekitar tempat tinggalnya ada salah satu warga yang sedang melakukan isolasi mandiri, Kohar Hari Santoso berharap agar selalu didukung.

"Jangan sampai ada stigma buruk kepada yang berjuang sedang melakukan isolasi mandiri," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved