Virus Corona di Surabaya

Kasus Virus Corona Kota Surabaya Melonjak, Begini Penjelasan Pemkot, Hasil Rapid Test dan Swab Test

Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Surabaya memang beberapa kali terjadi lonjakan dan kini mencapai 592 orang.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Surabaya memang beberapa kali terjadi lonjakan.

Hingga Sabtu (9/5/2020) siang, kasus konfirmasi positif virus corona di Kota Surabaya mencapai 592 orang.

Pemkot Surabaya lewat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, tak menampik jumlah itu memang terjadi dan masuk datanya.

Namun, hal itu dianggap merupakan hasil dari apa yang dilakukan Pemkot Surabaya selama ini dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Angka yang terjadi saat ini karena upaya pemerintah yang sudah kita lakukan," kata Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M. Fikser, Sabtu (9/5/2020).

Kota Batu akan Terapkan PSBB Bersama Kota Malang dan Kabupaten Malang, Dewanti: Hanya di 3 Kecamatan

Wali Kota Sutiaji Sebut PDP Covid-19 Naik, 3 Kepala Daerah Malang Raya Diminta Lengkapi Berkas PSBB

Bupati Malang Sanusi Usulkan PSBB di Kecamatan Berstatus Zona Merah Covid-19 & Siapkan Rp 312 Miliar

M Fikser menyebut, upaya yang dimaksud itu di antaranya adalah melakukan rapid test dan swab test yang dilakukan kepada orang yang sudah masuk datanya ke Pemkot Surabaya.

Dia merinci, hingga sejauh ini sudah ada 4250 orang yang dilakukan rapid test. Dari jumlah tersebut memang ratusan ditemukan reaktif.

Begitu pula rapid test juga dilakukan kepada anggota keluarga yang terdapat kasus konfirmasi.

Bila reaktif kemudian dilanjutkan untuk melakukan swab test.

Sedangkan untuk swab test sendiri, sudah dilakukan untuk 1083 orang. Semua itu gratis ditanggung Pemkot Surabaya.

Dari swab test yang dilakukan itu, baru sebagian yang keluar. Maret sampai April, dari 230 orang hasilnya 61 orang positif. Sedangkan, dari 1 hingga 8 Mei dilakukan swab test untuk 805 orang hasilnya belum keluar sepenuhnya.

"Artinya beberapa hari ke depan bisa saja keluar. Kita berdoa hasilnya negatif," ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya itu.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved