Berita Surabaya

Demi Kebutuhan Hidup, Tukang Service AC Surabaya Rela Jual Sabu, Kode 'Kue' Dipakai Setiap Transaksi

Seorang pengedar yang masuk dalam sindikat narkoba berkode 'kue' digerebek Tim Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumah kontrakannya.

istimewa
Tukang service AC di Surabaya nyambi jualan sabu-sabu. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang pengedar yang masuk dalam sindikat narkoba berkode 'kue' digerebek Tim Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumah kontrakannya di Jalan Peterongan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Pengedar itu bernama Yuli Kurniawan, warga asal Jalan Dinoyo Gang Buntu, Surabaya. Dia ditangkap Tim Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipimpin Kanit Iptu Raden Kennardi.

Saat diperiksa, polisi mendapatkan bukti baru, pria berusia 46 tahun itu menggunakan sandi dan kode 'kue' saat menjajahkan barang haram itu.

3 Warga Tulungagung Dilaporkan Jadi Korban Human Trafficking di Arab Saudi, Bekerja Lebih dari 8 Jam

Polda Jatim Pastikan Pelaksanaan PSBB Malang Raya Berjalan Lancar, Siagakan Personel di Check Point

50 Persen Warga Luar Daerah Dirawat di Kota Surabaya karena Covid-19, Risma: Beban Berat Bagi Kami

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, fakta itu diketahui setelah timnya mengamankan barang bukti buku hasil rekapan penjualan sabu.

"Dari buku itu kami tahu tersangka menulis narkoba dengan sebutan 'kue'. Kami yakini setiap transaksi tersangka menggunakan kode 'kue'," kata Memo saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).

Selain itu polisi juga menyita Narkotika golongan I itu yang disimpan di dalam kardus filter akuarium.

"Kami menyita 24,18 gram narkoba jenis sabu, serta kami juga mengamkan timbangan elektriknya," terang memo.

Perlu diketahui, sebelum polisi melakukan penangkapan, Tim Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sempat memantau di rumah tersangka yang berada di Dinoyo. 

Namun disana, polisi tidak menemukan keberadaan tersangka.

Skema PSBB Malang Raya, Sistem Ganjil Genap di Pasar dan Sanksi Berdampak pada Pengurusan SIM & SKCK

Tinggal di Kota Blitar, WNA Malaysia yang Masuk Klaster Ponpes Temboro Dinyatakan Positif Covid-19

DPRD Nganjuk Gusar hingga Kini Belum Dapat Laporan Pemberitahuan Penggunaan Anggaran Covid-19

Polisi menemukan fakta baru bahwa tersangka yang berprofesi sebagai 

tukang service air conditioner (AC), telah mengontrak rumah di Kabupaten Sidoarjo.

Berbekal dari hasil informasi itu, polisi pun bergegas merubah lokasi pengintaian di rumah kontrakan tersangka.

Setelah dibuntuti beberapa hari, polisi pun berhasil mengamankan tersangka. Dari hasil introgasi, tersangka mengaku, sudah melakoni bisnis gelap tersebut selama beberapa bulan.

Dari pengakuan tersangka, terpaksa menjalankan bisnis haram itu, karena penghasilannya sebagai tukang sevis AC tak cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved