7 TKI asal Pamekasan Meninggal

Masih Ada TKI asal Pamekasan Berangkat Secara Non Prosedural, Ini Strategi P4TKI Kurangi TKI Ilegal

Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) asal Kabupaten Pamekasan, Madura terindikasi banyak yang berangkat secara non prosedural (ilegal).

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Petugas Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Pamekasan, saat memberikan sosialisasi kepada para calon TKI/PMI asal Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) atau yang dikenal dengan sebutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pamekasan, Madura terindikasi banyak yang berangkat secara non prosedural ( ilegal ).

Hal ini terkuak setelah adanya 7 TKI ilegal asal Pamekasan yang meninggal dunia di tempat kerjanya selama Januari hingga bulan Mei 2020.

Menyikapi permasalahan ini, Koordinator Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Pamekasan, Hari Sarjana Saputra langsung buka suara.

BREAKING NEWS: 7 TKI Ilegal asal Pamekasan Meninggal Dunia di Tempat Kerja Selama Pandemi Covid-19

Wanita 40 Tahun Karyawan Pabrik Rokok Rungkut Surabaya Asal Kabupaten Mojokerto Positif Covid-19

Soal 7 TKI Ilegal asal Pamekasan Meninggal, Begini Upaya Disnakertrans Tekan Angka Pekerja Ilegal

Hari Sarjana Saputra mengatakan, sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka TKI / Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pamekasan yang terindikasi banyak berangkat secara non prosedural.

Upaya yang dilakukan yaitu P4TKI Pamekasan sudah bekerjasama dengan Disnakertrans setempat untuk mendatangkan Perusahan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang memiliki Job Zero Cost.

Tujuan didatangkannya P3MI itu untuk melaksanakan rekrutmen langsung terhadap calon PMI/TKI Pamekasan di Kantor Disnakertrans Pamekasan.

"Tahun 2019 sudah kami datangkan P3MI, tetapi pada saat itu dari total 120 warga yang datang, sama sekali tidak ada yang mendaftar," kata Hari Sarjana Saputra kepada TribunMadura.com, Rabu (13/5/2020).

"Padahal itu gratis tanpa biaya apa pun, dan berangkatnya juga prosedural," tambahnya.

7 TKI Ilegal asal Pamekasan yang Meninggal di Tempat Kerjanya Dapat Pelayanan Pengeluaran Jenazah

7 TKI Ilegal asal Pamekasan Meninggal di Tempat Kerjanya, P4TKI Pastikan Bukan karena Virus Corona

Penganiayaan Sadis Anak Kandung, Ayah di Trenggalek Pukul Kepala dan Tubuh Korban Pakai Balok Kayu

Pria yang akrab disapa Hari ini juga menjelaskan, bila mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya, setiap pemulangan jenazah TKI/PMI prosedural dan non prosedural yang meninggal dunia, P4TKI selalu memberikan imbauan kepada pihak keluarga untuk menyebarluaskan informasi semisal ingin menjadi TKI agar berangkat secara prosedural.

"Upaya selain itu kami juga bersama Disnaker se-Madura telah melakukan sosialisasi di sejumlah lokasi, tahun 2019 kemarin di Sumenep, Pamekasan dan Sampang. Tahun 2020 ini di Bangkalan," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved