PSBB di Malang

Persiapan PSBB Malang Raya Dinilai Belum Optimal, Tak Jamin Turunkan Jumlah Pasien Covid-19

Pelaksanaan PSBB Malang Raya dinilai tidak menjamin akan menurunkan jumlah pasien Covid-19 atau virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim dari Dapil Jatim VI Malang Raya, Daniel Rohi, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya dinilai anggota DPRD Jatim, Daniel Rohi belum layak.

Daniel Rohi juga menilai jika PSBB Malang Raya tidak menjamin akan menurunkan jumlah pasien Covid-19 atau virus corona.

Ia melihat persiapan PSBB Malang Raya belum optimal, sehingga akan berdampak pada kegagalan jika tetap dipaksakan.

Inilah Poin-Poin Aturan PSBB Malang Raya, Kegiatan Ibadah hingga Jenis Usaha yang Boleh Buka

2 Pria Mencurigakan Masuk Kampung saat Portal Ditutup, Gugup dan Berusaha Kabur Ketika Ditanya Warga

Anggota DPRD Kota Madiun ini Dinilai Langgar Kode Etik Partai setelah Terjaring Razia Balap Liar

‘’Belum layak. PSBB belum jaminan akan menurukan jumlah pasien Covid-19 di Malang Raya,’’ kata Daniel, Rabu (13/5/2020).

Berkaca dari PSBB Surabaya Raya, menurut Daniel, PSBB tidak efektif untuk menurunkan jumlah penderita Covid-19.

Terlebih kultur masyarakat di Malang Raya dan Surabaya Raya memiliki kemiripan.

Agar kegagalan yang sama tidak terulang legislator dari Dapil Jatim VI (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu) ini menyarankan agar dilakukan evaluasi dan percontohan.

”Harus ada simulasinya dulu,’’ tegas Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Jatim ini.

Anggota DPRD Kota Madiun Bantah Ikut Balap Liar Meski Terjaring Razia, Ngaku Cuma Cari Makan Sahur

Jika tidak ada koordinasi yang baik antara Gubernur dan pemimpin ketiga daerah yang memberlakukan PSBB, lanjut Daniel, rencana PSBB ini akan sia-sia dan terkesan asal-asalan.

‘’Percuma dilakukan PSBB, tapi tetap saja jumlahnya tak kunjung turun,” kata Daniel yang juga anggota Komisi B DPRD Jatim ini.

Melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan  bernomor  HK.01.07/Menkes/305/2020. Wilayah Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu akan diberlakukan PSBB.

Pedoman PSBB akan diatur dengan Pergub Nomor 21 Tahun 2020.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga telah mengumumkan bahwa PSBB Malang Raya akan mulai diterapkan pada Minggu (17/5/2020).

Kasus Virus Corona di Kota Batu Jadi Enam Orang, Pasien Terakhir Punya Riwayat ke Pasar Karangploso

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved