Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

PWNU Jatim: Salat Idul Fitri Bisa Dilaksanakan dengan Protokol Pencegahan Penyebaran Covid-19

Pelaksanaan ibadah termasuk Salat Idul Fitri bisa dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Suasana Jelang Salat Idul Adha 1440 H di Masjid Rahmat, Jalan Kembang Kuning, Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) meminta kelonggaran kepada pemerintah agar pelaksanaan ibadah termasuk Salat Idul Fitri bisa dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

PWNU Jatim juga telah mengeluarkan surat bernomor 672/PW/A-II/L/V/2020 terkait imbauan pelaksanaan salat berjamaah dan rangkaian perayaan ied di tengah Pandemi Covid-19.

Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Ahmad Fahrur Rozi menjelaskan sebenarnya pelaksanaan ibadah di masjid bisa diatur dengan membatasi salaman dan tetap menjaga jarak dengan mengatur shaf.

Jelang PSBB Malang Raya, Pemprov Jatim Kirim Bantuan Sembako 3 Truk untuk Dapur Umum

Kapan Malam Lailatul Qadar? Berikut Doa & 5 Amalan yang Dilakukan di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan

Pria 50 Tahun Inisial SG Ditetapkan Sebagai Tersangka Persetubuhan Siswi SMP Gresik di Kandang Ayam

"Kemarin kami meminta ada kelonggaran karena kan ada (tempat ibadah) yang sampai ditutup total. Sedangkan di pasar itu lebih berbahaya, bagaimana mengatur barisannya dan pasti saling bertukar uang padahal itu kan berpindah dari tangan ke tangan," ucap Gus Fahrur, sapaan akrab KH Ahmad Fahrur Rozi, Jumat (15/5/2020).

Untuk itu, PWNU Jatim telah menyampaikan usulan tersebut kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar tempat ibadah terutama masjid tidak terlalu ditutup terlebih lagi yang berada di zona hijau.

"Kita sudah sampaikan permintaan kepada pemerintah dan ibu gubernur sudah mendengar, sejauh ini menurut kami masih memungkinkan," kata KH Ahmad Fahrur Rozi.

"Zona (merah) itu kan tidak mungkin seluruh daerah, mungkin ada titik yang memungkinkan (melaksanakan ibadah) dan dengan protokol kesehatan," lanjutnya.

Untuk itu menurut Gus Fahrur, Salat Idul Fitri bisa dilaksanakan baik itu di masjid, musalla, lapangan, maupun rumah melihat situasi serta kondisi lingkungan.

"Tetap pakai masker, bawa sajadah sendiri, dan tidak bersalaman dulu," lanjut Pengasuh Ponpes An-Nur, Bululawang, Kabupaten Malang ini

Terkait halal bihalal dan tradisi mudik yang biasanya menjadi tradisi umat muslim saat Idul Fitri, PWNU Jatim meminta agar dibatasi.

"Kalau pertemuannya tidak terlalu penting itu mohon bisa dihindari dulu. Meminta maaf bisa lewat telepon atau bisa WA, selain itu minta maaf tidak harus menunggu Idul Fitri, setiap salah ya harus minta maaf," ucapnya.

Risma Beri Motivasi Pelajar SD dan SMP Surabaya Melalui Teleconference di Tengah Pandemi Covid-19

Dinilai Lamban Tangani Covid-19, Elemen Mahasiswa Beri Rapor Merah Gubernur Jatim

2.200 Peserta KB di Pamekasan Pakai Kondom dan Alat Kontrasepsi Lain untuk Atur Program Kehamilan

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved