Ramadan 2020

Surat Imbauan PWNU Jatim Terkait Pelaksanaan Salat Idul Fitri, Halal Bihalal Cukup Lewat Handphone

Isi surat imbauan PWNU Jatim terkait pelaksanaan salat Idul Fitri dan halal bihalal di tengah wabah virus corona.

ANTARA FOTO/MOCH ASIM via Kompas.com
Ilustrasi - Warga di Kampung Nelayan Nambangan menunaikan Salat Idul Fitri 1440 H di Masjid Al Mabrur Nambangan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/6/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur ( PWNU Jatim ) mengeluarkan surat imbauan pelaksanaan salat berjamaah dan rangkaian perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah wabah virus corona ( Covid-19 ).

Dalam surat bernomor 672/PW/A-II/L/V/2020 tersebut ada beberapa imbauan dari PWNU Jatim yang ditujukan kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se Jawa Timur.

"Keputusan ini adalah hasil rapat gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah PWNU Jatim pada tanggal 14 Mei 2020," kata Sekretaris PWNU Jatim, Akh Muzakki, Jumat (15/5/2020).

Cerita Bupati Madiun Dihadang Orangtua Saat Jemput Paksa Santri Positif Corona dari Klaster Temboro

Update Virus Corona di Kabupaten Madiun: Ada Tambahan 1 Positif Covid-19 dari Klaster Ponpes Temboro

Imbas Covid-19, Rencana Pembangunan Terminal di Wilayah Pantura Sampang Batal

Imbauan tersebut antara lain agar dilaksanakan relaksasi dan atau  pemberian kelonggaran terhadap ibadah salat berjamaah yang meliputi salat tarawih, Jumat dan salat Ied termasuk salat Idul Fitri dan Idul Adha dengan penjaminan penegakan protokol kesehatan secara maksimal.

Selain itu, PWNU Jatim juga mengimbau agar kebiasaan rangkaian kegiatan perayaan Idul Fitri sebagai silaturahmi, antara lain berkunjung ke orang tua, keluarga, sanak famili, tokoh agama atau tokoh masyarakat seperti kiai, dibatasi pelaksanaannya dengan beberapa ketentuan.

"Bila tidak sangat mendesak, perlu dan penting tidak perlu dilakukan secara fisik atau bertemu langsung," kata Muzakki.

Dengan kata lain, silaturahmi cukup dilakukan menggunakan telepon atau melalui pesan di handphone.

2.200 Peserta KB di Pamekasan Pakai Kondom dan Alat Kontrasepsi Lain untuk Atur Program Kehamilan

Pemkot Surabaya Gencar Lakukan Rapid Test Massal Pakai Metode Sarang Tawon, 9.773 Orang Diperiksa

Dishub Jatim Usulkan Penerapan PSBB di Jakarta Diperpanjang sampai Hari Raya Idul Fitri Usai

Namun jika sangat mendesak, bisa dilaksanakan dengan tetap menegakkan protokol kesehatan cuci tangan secara fisik tidak bersentuhan dan tetap menggunakan masker.

Begitu juga dengan halal bihalal yang melibatkan kehadiran fisik banyak orang tidak adakan kecuali dengan tetap menegakkan protokol kesehatan.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved