Breaking News:

PSBB di Malang

Perketat Pengawasan Check Point Kota Malang, Petugas Temukan Ratusan Pengendara Tak Bawa Surat Tugas

Memasuki hari kedua pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya, pengawasan di di check point Graha Kencana diperketat.

TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
Pemeriksaan di Check Point Graha Kencana pada hari kedua PSBB Malang Raya. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Memasuki hari kedua pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya, pengawasan di check point Graha Kencana diperketat, Senin (18/5/2020).

Sebanyak 150 diminta putar balik karena tidak termasuk kriteria kendaraan yang dibolehkan masuk ke Kota Malang.

Ya, ratusan pengendara tidak membawa surat tugas dari perusahaan sehingga tidak jelas tujuannya ke Kota Malang.

Meski plat nomor para pengendara tertulis Karasidenan Malang atau N, semua kendaraan tetap diperiksa oleh polisi di check point Graha Kencana.

Hingga pada akhirnya, banyak dari para pengendara berasal dari luar Malang Raya tidak dapat menunjukkan surat keterangan bekerja.

“Kami ingin meyakinkan lagi bahwa mereka memang tujuannya ke Malang dalam hal penting yakni bekerja,” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Senin (18/5/2020).

IKSADAM Beri Bantuan Paket Sembako ke 140 Warga Kurang Mampu di Tengah Pandemi Covid-19

Hari Kedua PSBB Malang Raya, Volume Kendaraan di Pos Check Point Jalan Raya Balearjosari Meningkat

ASN Pemkot di Kelurahan dan Kecamatan Sukolilo Surabaya yang Reaktif Corona Jalani Tes Swab Covid-19

Pemeriksaan seluruh kendaraan pada hari ini mengakibatkan kemacetan sepanjang 300 meter dari pos check point Graha Kencana.

Kondisi ini relatif berbeda dari Minggu (17/5/2020) atau hari pertama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Perbedaan yang signifikan adalah pada volume kendaraan. Karena kemarin hari libur jadi kami relatif tidak dipusingkan oleh volume kendaraan,” katanya.

Data sementara, sekitar 6.000 kendaraan masuk ke Kota Malang pada pukul 12.00 WIB dari check point Graha Kencana.

Sebanyak 120 kendaraan roda dua diminta putar balik, sedangkan kendaraan roda empat yang putar balik sebanyak 70 kendaraan.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 17 Tahun 2020, setiap warga yang masuk ke Malang harus dapat menunjukkan KTP asal Malang.

Apabila bukan warga Malang, mereka harus menunjukkan surat keterangan bekerja. Jika gagal menunjukkan dokumen itu, maka pengendara akan ditegur dan diminta putar balik bahkan terkena sanksi.

Cara Mudah Mengecek Data Penerima Bantuan Sosial Melalui Online dan Aplikasi, Simak Langkahnya

Manfaat dan Keutamaan Zakat di Bulan Ramadan, Syariat yang Diajarkan Rasulullah Mengatasi Kemiskinan

Inilah Waktu yang Tepat Membayar Fidyah dan Anjuran Tempat Menyalurkannya, Simak Penjelasannya

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved