Breaking News:

Berita Gresik

Tukang Jagal Gresik Bunuh Kekasih Gelapnya dengan Bantal di Kamar Kos, Dituntut 15 Tahun Penjara

Pria asal Jombang yang berprofesi tukang jagal di Gresik nekat membunuh kekasih gelapnya di kamar kos kini dituntut penjara 15 tahun.

TRIBUNMADURA.COM/SOEGIYONO
Terdakwa Untung dibawa ke tahanan usai sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Gresik. Terdakwa yang bekerja sebagai tungkang jagal hewan di RPH Pemkab Gresik diduga membunuh wanita simpanannya, Rabu (11/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Terdakwa Untung (53), warga Dusun Kedunglo, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang dituntut hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman penjara selama 15 kurungan.

Terdakwa, diduga membunuh perempuan tukang pijat yang menjadi kekasih gelapnya, Senin (18/5/2020). 

Terdakwa Untung tinggal di sebuah kamar kos yang terletak di Gang 16, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunMadira.com, Jaksa Siluh Chandrawati menuntut terdakwa Untung dengan hukuman penjara selama 15 tahun.

Sebab, terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 338 KUHP.  

Dua Penadah Motor Bodong di Sampang Ditangkap Polisi Seusai Transaksi di Perairan Pulau Mandangin

Dirawat Sehari, Mahasiswa asal Blitar Berstatus PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Mardi Waluyo

Masuk Pintu Gerbang Rumah Kos di Mojokerto, Kawanan Pencuri Gondol Motor Honda Beat, Terekam CCTV

"Menuntut terdakwa Untung dengan hukuman penjara selama 15 tahun kurungan. Dikurangi selama terdakwa ditahan," kata Siluh, dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Agung Ciptoadi. 

Selain itu, jaksa juga meminta agar barang bukti berupa sebuah cincin dikembalikan kepada keluarga korban.

Selain itu, sebuah bungkus minuman stamina, sebuah baju lengan panjang, sebuah celana panjang, sebuah gembok dan sebuah bantal dirampas untuk dimusnahkan. 

Mendengar, tuntutan hukuman seberat itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya yaitu Sulton akan mengajukan pembelaan pada sidang berikutnya pekan depan. 

"Kuasa hukum terdakwa tidak hadir, namun terdakwa akan mengajukan pledoi (pembelaan) secara tertulis pada pekan depan," kata terdakwa Untung dalam persidangan secara online. 

Halaman
1234
Penulis: Soegiyono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved