Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Kasus Virus Corona di Jawa Timur Sentuh Angka 2372 Kasus, Klaster TKHI Surabaya Jadi yang Tertinggi

Total konfirmasi positif Covid-19 virus corona di Jawa Timur menyentuh angka 2372 kasus per Selasa (19/5/3/2020).

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Kohar Hari Santoso bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Grahadi, Senin (18/5/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim mengumumkan penambahan kasus positif virus corona.

Per Selasa (19/5/3/2020), ada tambahan 92 pasien positif baru virus corona di Jawa Timur.

Total konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur menyentuh angka 2372 kasus.

Hikmah Ramadhan Bupati Abuya Busyro Karim di Tengah Covid-19: Jadikan Rumah sebagai Tempat Ibadah

Mal di Surabaya Mulai Dipadati Pengunjung Jelang Idul Fitri, Pembeli Borong Pakaian hingga Sembako

Satu Pasien Virus Corona di Jember Sembuh, Sebelumnya Tertular Covid-19 dari Klaster Sukolilo

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Kohar Hari Santoso mengatakan, tidak ada penambahan klaster baru penyebaran virus corona di Jawa Timur sampai sekarang.

Jika pun ada tambahan, Kohar mengatakan, penambahan tersebut berasal dari klaster yang lama.

"Bukan klaster baru tapi penambahan jumlah kasus di dalam klaster itu," kata Kohar.

"Seperti diketahui (di Jawa Timur) ada klaster pabrik rokok, pondok pesantren, pasar," sambung dia.

"Kalau jumlah klaster barunya tidak (bertambah)," tambahnya.

Dirut RSUD Dr Soetomo Surabaya: Penggunaan Masker Bisa Turunkan Penularan Covid-19 hingga Nol

Dari data yang terakhir dipaparkan Kohar, ada 57 klaster yang ada di Jawa Timur.

Tiga klaster terbesar merupakan klaster tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) Sukolilo, Surabaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved