PSBB di Malang
Warga Malang Hari Ini Terima Paket Sembako Isi Beras, Telur, dan Minyak Goreng secara Door to Door
Bantuan paket sembako bagi 246.019 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Malang akan disalurkan pada Rabu (20/5/2020).
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi memastikan jika bantuan paket sembako bagi 246.019 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Malang akan disalurkan pada Rabu (20/5/2020).
"Besok (hari ini) kita bagikan paket sembako yang 15 kilogram itu," kata Muhammad Sanusi saat ditemui di Kantor Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Senin (15/5/2020).
"Dimulai di Kecamatan Lawang," sambung dia.
• Inilah Poin-Poin Aturan PSBB Malang Raya, Kegiatan Ibadah hingga Jenis Usaha yang Boleh Buka
• Dinkes Sebut Hampir Semua Pasien Virus Corona di Sampang Terlambat Terima Hasil Test Swab Covid-19
• Perawat RS Royal Surabaya yang Meninggal Dunia saat Hamil Belum Dipastikan Terinfeksi Virus Corona
Muhammad Sanusi meminta proses distribusi bantuan sembako dilakukan secara door to door alias langsung di depan pintu penerima.
"Dibagikan serentak di seluruh desa di Kabupaten Malang," ucap Muhammad Sanusi.
"Distribusi dibantu oleh kepala desa, babinsa dan babinkamtibmas," jelas pengusaha tebu asal Gondanglegi itu.
Ia berharap, bantuan bisa tersalurkan secara merata.
Masyarakat yang saat ini tidak bisa bekerja, bisa terpenuhi kebutuhan pangannya.
"Digunakan untuk keperluan hidup ya," pesan sosok yang menggantikan Bupati Rendra Kresna itu.
• Pemkab Tak Larang Warga Gelar Salat Idul Fitri saat PSBB Malang Raya, Ada Ketentuannya Berikut
Ditanya terkait evaluasi pemberian bantuan bertajuk penanganan dampak Covid-19, Sanusi mengaku, sejauh ini masih lancar-lancar saja.
"Evaluasinya sementara ini masih lancar. Kedepan agar diselesaikan lagi yang belum. Sebelum hari raya dimaksimalkan," kata Sanusi.
Perihal kendala teknis data penerima bantuan tingkat desa, pria pengoleksi burung berkicau di rumahnya itu menyerahkan sepenuhnya ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
"Sudah diatasi DPMD," jawabnya singkat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang, Nurhasyim menjelaskan, paket bantuan yang diberikan berupa 15 kilogram (Kg) beras, satu Kg telur, dan dua liter minyak goreng.
Nurhasyim mengatakan, bantuan tersebut setara dengan uang tunai senilai Rp 200 ribu.
"Bantuan sembako itu senilai Rp 200 ribu, sesuai dengan bantuan dari pemprov, bila dijumlahkan, totalnya sekitar Rp 147 miliar, jadi bukan 104 miliar," kata Nurhaysim.
Ditanya siapa yang paling berhak menerima bantuan, Nurhasyim menjawab, penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat miskin.
"Kategori masyarakat miskin seperti buruh tani itu yang mendominasi," terang pria berkacamata itu. (ew)