Virus Corona di Surabaya

115 Warga Reaktif Rapid Test, BPBD Jatim Drop Satu Truk Sembako untuk Kampung Tangguh Kedung Baruk

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD Jatim mengirimkan bantuan berupa sembako untuk warga kampung tangguh di Kelurahan Kedung Baruk.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono memberangkat satu truk bantuan sembako untuk warga kampung tanggug Kedung Baruk, Rabu (20/5/2020) dini hari. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD Jatim mengirimkan bantuan berupa sembako untuk warga kampung tangguh di Kelurahan Kedung Baruk, Kota Surabaya, Rabu (20/5/2020).

Bantuan tersebut merupakan respon atas curhatan warga Kedung Baruk pada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kampung tangguh bersama Forkopimda Jatim, Selasa (19/5/2020) malam. 

Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur Suban Wahyudiono menegaskan, bahwa bantuan yang dikirimkan pada warga Kelurahan Kedung Baruk adalah berupa sembako bahan pangan untuk memberikan support dapur umum di kampung tersebut.

115 Warga Kedung Baruk Surabaya dari Klaster Pabrik Rokok Isolasi & Belum Swab, Ini Kata Khofifah

UPDATE CORONA: Bertambah 3, Total Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto Jadi 14 Orang

Bocah 9 Tahun Jadi Pasien Positif Covid-19 Nomor 05 di Kota Mojokerto, Diduga Terpapar dari Ibunya

"Sembako yang kami kirimkan berupa beras 1 ton, mie instan sebanyak 200 karton, telur ayam sebanyak 200 kilogram, masker sebanyak 1000 psc dan juga vitamin C sebanyak 500 tablet. Dini hari tadi sembako dan masker, vitamin, tadi sudah kami kirim dan diterima oleh Ketua LPMK Keduk Baruk Bapak Sugiono," kata Suban Wahyudiono, Rabu (20/5/2020) pagi.

Suban Wahyudiono menyatakan, bahwa pasca kunjungan ke kampung tangguh di Kelurahan Kedung Baruk, semalam, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memang sudah memerintahkan Sekdaprov Jatim untuk mengkoordinasikan terkait pengiriman sembako ke warga kampung Kedung Baruk.

Ini adalah wujud kepedulian gubernur dan Pemprov Jawa Timur untuk warga kampung Kedung Baruk yang melakukan isolasi mandiri pada sebanyak 115 warganya yang dinyatakan reaktif dalam rapid test.

Mereka adalah warga zona merah dari klaster penularan pabrik rokok di kawasan Kecamatan Rungkut. Sebanyak 115 warga tersebut adalah mereka yang sedang menunggu test swab dan melakukan diisolasi mandiri di rumah oleh Satgas Covid-19 Kampung Kedung Baruk.

"Dengan sembako yang dikirimkan oleh Ibu Gubernur ini, kami berharap masyarakat di Kedung Baruk kini tak kesulitan untuk mendapatkan bahan pangan guna penyediaan makanan bagi mereka yang sedang diisolasi mandiri atau yang terdampak covid-19," tegas Suban.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Kelurahan Kedung Baruk adalah salah satu kampung tangguh yang diinisiasi oleh Forkopimda Jatim dalam rangka penanggulangan Covid-19.

Pemprov Jatim Upayakan BLT Dana Desa di Jatim Rampung Sebelum Idul Fitri

Gugus Tugas Covid-19 Mengaku Dihubungi Menkes Terawan, Tanya Alasan Kasus Kematian di Jatim Tinggi

Pedagang Pasar Sawahan Mojokerto Alami Gejala Batuk dan Demam, Dirujuk ke RS hingga Positif Covid-19

"Jadi ini adalah kampung yang saya sudah pernah cerita, bahwa Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya menyiapkan kampung tangguh. Ini daerah yang dipilih menurut saya adalah daerah berisiko tinggi. Bukan OTG lagi tapi sudah reaktif. Satu gang ada 115 orang yang sudah dinyatakan reaktif saat rapid test," kata Khofifah.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran mengatakan bahwa di Surabaya Kapolrestabes Surabaya menyiapkan sebanyak 107 kampung tangguh. Sedangkan Polda dan Kodam V Brawijaya juga menyiapkan format yang sama untuk diterapkan di seluruh wilayah di Jawa Timur.

"Kalau ada yang positif dan PDP nanti kapolres dan dandim bergandengan tangan, babinkamtibmas juga akan mendorong kades dan kadus untuk membikin gugus tugas di tingkat desa. Sehingga ada yang menangani masalah penularannya dan ada yang mengurus tentang mengeliminir dampak sosial ekonomi akibat covid-19," tegas Irjen Pol Fadil Imran.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved